10 Penyebab Baterai Ponsel Cepat Habis

Tipsiana.com - Hari ini, sulit dibayangkan hidup tanpa ponsel. Perangkat komunikasi yang kini dilengkapi dengan berbagai kemampuan seakan telah menjadi kebutuhan primer kita. Bisa membaca berita, bekerja, menonton, mendengarkan musik, bermain game online atau sekedar eksis di sosial media, semua terangkum dalam satu perangkat.


Yang jadi masalah, semua kemampuan tersebut dibayar dengan kebutuhan energi yang tak sedikit. Seringkali baterai ponsel terasa begitu cepat habis bahkan tak sampai satu hari. Kalau tak punya power bank, akhirnya kita menjadi para pemburu colokan listrik.

Selain karena pemakaian yang terus menerus, ternyata perawatan dan pengaturan ponsel yang tidak benar bisa menyebabkan baterai ponsel begitu cepat habis. Coba cek apakah pengaturan ponsel Anda tidak optimal sehingga menjadi boros energi.

Colokan daya jarang dibersihkan


Ingat untuk selalu membersihkan ponsel pintar Anda. Tidak hanya sekedar mengelap layar saja, tapi Anda juga harus membersihkan port USB. Debu dan kotoran lain yang berasal dari kantong kita bisa saja terjebak di dalam lubang. Gunakan cotton bud dengan ujun gyang telah dilancipkan atau tusuk gigi untuk membersihkannya.

Anda menggunakan wallpaper layar berwarna terang


Ketika melihat jam, membaca SMS, atau missed call, Anda akan melihat layar utama handphone. Wallpaper yang kaya warna dan cerah sangat menyedot daya baterai. Karenanya, lebih baik menggunkan wallpapaer hitam putih. Ini akan mengurangi penggunakan daya baterai smartphone.


Anda selalu membawa ponsel dengan tangan


Cobalah untuk tidak terlalu sering membawa ponsel ditangan ketika cuaca panas. Karena tingginya suhu, smartphone juga akan memanas. Hangat genggaman tangan saat membawa ponsel akan semakin membuat baterai mudah panas, akibatnya, baterai akan cepat kosong.

Anda selalu mengaktifkan auto rotasi layar


Matikan fungsi "Auto-rotate" kecuali benar-benar diperlukan. Auto rotasi menggunkan sensor khusus yang disebut accelerometer, ini ternyata juga membutuhkan banyak daya.

Program terus berjalan di Background 


Setelah mengecek Instagram, Messenger, atau aplikasi lainnya, orang seringkali hanya menggeser tombol "Home" tanpa menutup aplikasi tersebut. Akibatnya, program terus berjalan dan memakan daya baterai karena ia terus berjalan di belakang layar. Jadi ingatlah untuk selalu menutup aplikasi dengan benar setiap kali selesai digunakan.
Dikirim oleh Tipsiana pada 28 September 2017


Anda menggunakan tingkat kecerahan layar dengan maksimum


Ketika berada dalam gedung, coba untuk mengurangi tingkat kecerahan layar (brightness) setidaknya 30-40%. Biasanya ini cukup untuk melihat layar dengan jelas. Selain itu, dengan mengurangi kecerahan layar akan membuat daya baterai jauh lebih hemat. Saat diluar, tak usah menggunakan kecerahan maksumal. Lebih baik gunakan fungsi 'auto-brightness' untuk membantu Anda melihat layar meski sedang berada di bawah matahari. Auto-brightness akan mematikan layar setelah 15 menit tak digunakan.

Anda selalu menggunakan fungsi vibrasi


Fungsi vibrasi (vibrate) memakan daya cukup tinggi. Cobalah menggunakannya disaat penting saja.



Anda tak menyetel "time out" pada layar


Set layar dengan fungsi 'auto time out', gunkan waktu tersingkat. Penggunaaan daya baterai akan semakin hemat, bahkan jika Anda lupa mematikan layar ponsel, ponsel akan otomatis melakukannya.

Dikirim oleh Tipsiana pada 28 September 2017


Anda selalu menghidupkan GPS, Bluetooth dan Wi-Fi


Selalu mengaktifkan GPS, Bluetooth dan Wi-Fi akan sangat menguras isi batere ponsel. Inilah sebabnya Anda harus mematikannya bila tidak sedang digunakan.

Anda jarang mengistirahatkan ponsel


Sama seperti mesin, smartphone butuh rehat sejenak. Sesekali matikan ponsel Anda pada malam hari. Ini akan membuat baterai menjadi dingin dan terhindar dari glitch (semacam gangguan fungsi pada disebabkan pemakaian terus menerus atau adanya kesalahan program).

Sumber dan foto : Brigthside