Ditodong Pisau, Reaksi Polisi ini Sangat Mengejutkan

Tipsiana.com - Dalam menjalankan tugasnya, polisi harus bertindak tegas terukur. Dalam peristiwa genting,  ia diharuskan bisa menyelesaikan sebuah krisis dengan tepat dan cepat hingga kondisi lebih buruk bisa dihindarkan.

Meski polisi telah melakukan tugasnya semampu mereka, tak jarang tindakan tegas sering harus berakhir dengan jatuhnya korban. Walau korban tersebut adalah pelaku itu sendiri, penyelesaian krisis tanpa korban jiwa dengan langkah persuasif tentu merupakan sebuah pilihan terbaik.


Mungkin para polisi di seluruh dunia bisa berkaca pada seorang polisi asal Thailand ini. Tindakannya menghadapi seorang pria yang menerobos pos polisi sambil menodongkan pisau telah mendapat pujian dari seluruh dunia. Bukannya bertindak tegas, ia memilih melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan pelaku.

Petugas yang bernama Anirut Malee seperti biasa sedang bertugas di Kantor Polisi Huay Kwang di Thailand, ketika tiba-tiba seorang pria stres merangsek masuk sambil menodongkan pisau kearahnya.


Dalam video yang menjadi viral terlihat jelas pria ini langsung menodongkan pisau kearah Anirut. Bukannya berusaha melumpuhkan pelaku, dengan tenang Anirut malah duduk diatas meja sambil mengajak pelaku berdialog.



Dalam wawancaranya dengan Thai Viva News, ia berkata, "Ia dulunya seorang musisi tapi kini menjadi satpam selama tiga hari ini dan belum digaji. Ia kalap karena gitarnya dicuri dan itu membuatnya tertekan."

"Aku mendengarkan keluhannya dan bersimpati. Kukatakan aku punya gitar dan akan kuberikan kepadanya, dan aku mengajaknya keluar untuk makan bersama. Kami berbicara dalam dialek Thailand selatan."

Dengan ketenangannya, Anirut membuat pelaku luluh dan segera menyerahkan pisaunya sambil mulai menangis. Sekali lagi Anirut membuat reaksi terpuji; ia segera memeluk lelaki tersebut sambil membuang jauh-jauh pisau pelaku.

Anirut kini menjadi perhatian dunia, ia menjadi pahlawan global. Anirut adalah bukti yang menakjubkan tidak saja sebagai polisi hebat, tapi juga sebagai manusia luar biasa.