26 September 2016

Tabel Perkalian Yang Kita Kenal Selama Ini Ternyata Salah

Tags

Tipsiana.com - Anda mungkin pernah mendengar bahwa saat ini kemampuan matetematika siswa sekolah dari tahun ke tahun semakin menurun. Siswa biasanya diajarkan dasar-dasar matematika selama tahun pertama sekolah, dan pada awal pembelajaran tersebutlah ada celah besar yang membuat pelajaran matematika jadi sulit di mengerti siswa.

Banyak anak dan bahkan orang dewasa sangat sulit untuk mengingat tabel perkalian. Kalaupun ada yang bisa mengingatnya, memori tersebut sangat mudah terlupakan. Mengapa ini bisa terjadi? Ini akan terdengar sedikit aneh, tapi salah satu masalahnya ada di tabel perkalian itu sendiri.


Kita tak akan melihat keanehan di tabel perkalian diatas, semua isinya benar dan dari kecil kita sudah mengenalnya. Ia selalu menghiasi sampul belakang buku isi 12 lembar dari kita masih anak-anak hingga kita punya anak. Tapi faktanya, tabel perkalian yang kita kenal selama ini ternyata sama sekali bukan tabel.

Menurut arti katanya, tabel adalah data iktisar yang berisi sejumlah data informasi yang tersusun secara bersistem, urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas hingga mudah disimak. Nah, coba perhatikan 'tabel perkalian' kita selama ini, tak ada lajur dan deret. Ini hanya daftar perkalian.

Jadi bagaimana bentuk tabel perkalian yang benar? tabel di bawah inilah tabel perkalian sesungguhnya. Ia juga dikenal sebagai 'Tabel Pythagoras', dan ini telah digunakan sejak sejarah pendidikan ilmu matematika dimulai. Sang guru, Pythagoras, telah menggunakan tabel ini sejak ribuan tahun yang lalu.


Dengan 'tabel perkalian' yang kita kenal, tak yang istimewa dari tabel tersebut. Kita juga takkan melihat ada pola dan aturan menarik di dalamnya. Ini berbeda dengan tabel perkalian Pythagoras.

Mengapa 'tabel Pythagoras' lebih baik?


  • Yang pertama, semua informasi yang ada dalam tabel ini berarti (tak seperti tabel perkalian biasa yang selalu melakukan pengulangan informasi di bagian sebelah kirinya)
  • Kedua, tabel ini akan membuat anak tak hanya mengingat, tapi juga berpikir.
  • Ketiga, Dengan selalu menggunakan tabel ini akan membuat anak mengingat angka tanpa perlu berpikir keras.


Matematika adalah pelajaran yang harus dimengerti, bukan dihafal. Hanya anak dengan kemampuan daya ingat luar biasa yang bisa menghafal kolom panjang tabel perkalian. Jika anak menggunakan 'tabel Pythagoras' yang simpel ini, mereka akan mengingatnya dengan mudah.

Hebatnya lagi, ada banyak pola di dalam 'tabel Pythagoras' yang akan menolong anak untuk mengingat isi tabel dengan mudah. Bahkan anak yang sama sekali belum tahu cara mengali bisa menemukan pola-pola tersebut. Contohnya,  nilai angka-angka yang ada didalam tabel yang simetris secara diagonal, adalah sama.


Otak manusia diatur untuk mampu melihat sesuatu yang simetris. Dan ini akan menolong anak untuk belajar data perkalian dengan lebih mudah dan cepat.

Keuntungan utama dari tabel ini adalah anak dapat mengenali pola angka dengan sendirinya. Dan jika seseorang menemukan sesuatu sendiri, ia akan mempertahankan ingatan tersebut untuk waktu yang sangat lama.


Dengan kata lain, kita akan belajar lebih baik dari pengalaman daripada lewat instruksi. Instruksi memang penting, tapi ingatan yang kuat akan terbentuk ketika kita mencobanya sendiri.

Akan sangat menarik untuk mengetahui sekolah mana yang mengajarkan tabel perkalian Pythagoras ini, karena pada zaman dahulu kala, penulis sendiri tak pernah diajari tabel ini di sekolah.


Kalau Anda menyukai artikel ini, Anda pasti juga akan tertarik membaca ini:
7 Cara Berhitung Cepat Yang Tak Diajarkan Di Sekolah

Sumber: livejournal.com

loading...