17 Juli 2016

Kumandang Adzan Dari Masjid Gagalkan Kudeta Militer Turki

Tags

Tipsiana.com - Sisi lain yang juga fenomenal dalam GAGALNYA UPAYA KUDETA MILITER DI TURKI, sebagaimana dukungan dan heroiknya rakyat dan keteguhan pemimpin Turki, adalah peran masjid di sana.

Sesaat setelah Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengajak rakyatnya turun ke jalan, dilanjutkan dengan seruan Menteri Agama Mehmet Görmez bahwa turun ke jalan melawan kudeta militer adalah jihad, masjid-masjid di Turki mengumandangkan adzan dan takbir seraya menyeru dan menyemangati masyarakat dalam aksi perjuangannya.

Rekaman video seruan adzan dan kumandang Takbir dari masjid-masjid Turki beredar luas via sosial media yang turut menggerakkan rakat Turki dalam melawan kudeta.


Artinya, fungsi masjid di Turki telah bertransformasi sedemikian rupa bukan hanya sebagai tempat ibadah saja. Melainkan menjadi pusat pergerakan dan peradaban.

Sampai-sampai, mantan Menteri Pertahanan Israel, Moshe Arens menyatakan keterkejutannya melihat peranan masjid-masjid di Turki dalam menggagalkan kudeta Jumat malam.

Banyak yang tidak menyangka. Bahwa setelah 20 tahun yang lalu dimana masjid-masjid Turki sepi dan hanya diisi oleh orang-orang tua, kini bertransformasi dan berevolusi sedemikian rupa.

Bahkan dulu saat era Ataturk masjid-masjid dilarang kumandangkan adzan. Masjid yang masih mempergunakan adzan dengan bahasa Arab, seketika itu juga dirinya merobohkan masjid itu.

Kini masjid-masjid di Turki menjadi benteng kokoh dalam membendung kudeta.



Sabtu dinihari sekitar pukul 01.45, dari masjid-masjid Turki berkumandang adzan untuk membangunkan orang, menyerukan turun ke jalan mendukung Erdogan. Seketika orang-orang terbangun. Jutaan rakyat Turki turun ke jalan penuhi panggilan "adzan". Tua muda, anak-anak pemuda, laki perempuan. Bahkan ibu-ibu dengan membawa pentungan kayu keluar rumah siap melawan kudeta.

Hal ini membuktikan bahwa spirit masjid sedang mewarnai negara, jalan dan pasar-pasar di Turki. Dengan kata lain, spirit Islam sedang mewarnai aspek sosial, politik dan ekonomi di Turki. Sebagai tonggak baru peradaban baru di akhir zaman.

Kemenangan Umat Islam berawal dari masjid. Sebagaiaman dulu Rasulullah SAW dan para sahabat menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, pusat militer.

Hal yang dulu dicontoh oleh para Walisongo saat membangun peradaban Islam di nusantara yang jejaknya masih ada hingga kini. Tengoklah di beberapa daerah... lokasi Masjid Agung akan dikelilingi: Lapangan, Istana (kantor pemda sekarang), juga pasar.

ALLAHU AKBAR...
HAYYA 'ALAL FALAH.....

Mari Raih Kemenangan...

Sumber : portalpiyungan.com

loading...