24 Juni 2016

Anak-anak Ini Harus Menuruni Tebing Ratusan Meter Agar Bisa Ke Sekolah

Tipsiana.com - Hari ini, banyak anak bisa mendapatkan akses pendidikan dengan mudah. Ketika orangtuanya bekerja keras agar bisa menyekolahkan anak-anaknya, banyak anak yang malah malas-malasan belajar.  Akhirnya prestasi mereka tidak memuaskan, dan potensi untuk mendapat pendidikan yang baik terbuang sia-sia.

Ketika banyak anak yang tidak menyadari arti penting pendidikan, 15 anak dari sebuah "desa diatas tebing" di Provinsi Sichuan, Tiongkok mengartikan pendidikan sebagai sesuatu yang paling berharga di dunia ini. Mereka bahkan benar-benar harus mempertaruhkan nyawa hanya agar bisa sampai ke sekolah yang letaknya sekitar 760 meter dibawah desa mereka. Mereka harus turun naik 17 buah tangga  bambu setidaknya dua kali dalam sebulan.


Untuk menghindari kelelahan karena harus menaiki tangga setiap hari dan mengurangi resiko bahaya, anak-anak ini tinggal di sekolah selama dua minggu sebelum mereka kembali memanjat tebing kembali untuk menuju Desa Atule'er.


Atule'er berarti Desa Tebing, desa ini telah berusia 200 tahun. Desa ini hanya berpenghuni 72 keluarga, dimana sumber penghasilannya hanya dengan menjual hasil budidaya jagung dan cabai ke desa di bawahnya.



"Coba pikir, orangtua di perkotaan kuatir kalau anak manja mereka tidak bahagia, tapi apa yang dihadapi anak-anak ini adalah jurang yang menakutkan, mereka bisa jatuh kapan saja," kata Chen Jie, sang fotografer. Jie ikut bersama anak-anak memanjat tebing, dan ia menggambarkan kalau itu adalah pengalaman paling menakutkan yang ia pernah alami.


Photos from Dailymail.co.uk

loading...