23 Juni 2016

15 Permainan Terbaik Untuk Perkembangan Anak

Tags

Tipsiana.com - Banyak orang bilang bermain dengan anak-anak adalah tugas yang sulit, padahal tidak demikian adanya. Begitu banyak permainan sederhana yang bisa diajarkan kepada anak-anak agar mereka menjadi anak yang kreatif, bersosialisasi dan sehat.

Andapun tak harus selalu mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa mengajak anak-anak bermain aktif. Berikut adalah beberapa contoh aktivitas yang bisa dilakukan orangtua agar anak mampu mengembangkan kemampuan diri dengan sebaik-baiknya.

Anak-anak yang melakukan aktivitas ini akan mengalami perkembangan luar biasa pada keterampilan motorik, keterampilan sosial, kreativitas dan kesehatan.


Keterampilan Motorik

Bagi anak yang sedang berkembang, mereka memerlukan permainan yang akan membantu koordinasi antara otak dan tangan. Melatihnya saat masih kanak-kanak akan membuat mereka cakap dalam melakukan kegiatan yang membutuhkan keterampilan motorik, seperti bermain musik atau menulis.


1. Tantangan mewarnai crayon patah

Dengan memegang pinsil kecil atau crayon patah akan memaksa anak untuk belajar cara memegang pinsil dengan benar, diantara jempol dan jari telunjuknya. Jadi, Anda tak harus membeli crayon baru untuk melatih kemampuan ini.

2. Remasan Spon

Permainan ini membutuhkan dua buah mangkuk (satu penuh dengan air, lainnya kosong) dan sebuah spon besar. Jika suka, Anda bisa menambahkan pewarna makanan dan gelembung sabun kedalam air. Lihat apakah anak bisa memindahkan semua air dari satu mangkuk ke mangkuk lainnya. Permainan ini sangat baik untuk melatih kekuatan tangan dan lengan bawah.

3. Play dough

Play dough adalah alat bermain yang sangat baik dimainkan di rumah. Anak-anak sangat suka meremas dan merenggangkannya, dan ini penting untuk melatih otot-otot jari. Sensitivitas indera peraba juga akan meningkat.


4. Melukis dengan jari

Memberikan anak kebebasan berekspresi engan membiarkan mereka melukis dengan jari akan membuat mereka sangat senang. Aktivitas ini juga akan meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata serta ketangkasan anak. Setelah beberapa lama mereka bisa saja menjadi penerus Picasso.

Aktivitas Menyehatkan

Banyak anak-anak yang tinggal di kota besar kurang berolahraga. Serbuan gadget dalam keseharian mereka semakin membuat anak-anak enggan melakukan gerak badan. Permainan olahraga ini akan membuat Anda dan keluarga bisa bergembira sekaligus sehat.

5. Membaca cepat

Pilih sebuah kata biasa dari buku cerita. Ketika Anda membacakannya bersama anak, minta anak untuk berdiri dan duduk setiap kali kata yang kita pilih dibacakan. Permainan ini akan membuat anak gembira.


6. Tangkap-tangkapan

Setiap kali bola yang dilempar sedang melayang diudara, mereka harus melakuakn sesuatu sebelum menangkapnya. Awalnya suruh mereka memegang hidung, lalu tos tangan sendiri, dan kemudian tos tangan teman. Idenya membuat permainan semakin lama semakin sulit. Mereka akan bergembira dengan hanya bermodalkan sebuah bola.


7. Voli balon

Bagi ruangan dengan sebuah garis (atau benda lainnya untuk pemisah) untuk membuat lapangan voli. Anak harus memukul balon sampai melewati garis, lalu lari sisi lain dan kembali memukulnya. Hitung berapa kali mereka bisa bolak-balik memukul balon tanpa jatuh ke tanah. Ini isa dilakukan berulangkali dan membuat mereka menjadi semakin mahir.


Aktivitas menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan sosial

8. Kontes menatap

Melakukan kontak mata sangat penting untuk membangun sebuah hubungan, jadi kontes menatap mata ini akan membangun rasa percaya diri mereka. Ketika bermain, mengalahlah beberapa kali agar mereka menjadi percaya diri. Lambat-laun, Anda akan melihat anak menjadi lebih berani menatap orang yang sedang berbicara dengannya.

9. Tebak emosi

Tuliskan di beberapa carik kertas jenis-jenis emosi seperti 'marah', 'gembira', 'sedih', bingung, dll. Lalu lipat kertas-kertas tadi dan masukkan kedalam sebuah wadah. Minta anak untuk mengambil salah satu kertas dan suruh mereka memberitahu isinya lewat mimik wajah, atau sebuah gambar yang menampilkan emosi. Memainkan permainan akan mengembangkan kesadaran dan pemahaman emosional yang akan membuat mereka mudah berempati.

10. Permainan topik ABC

Anak-anak seringkali selalu mengganti satu topik ke topik lainnya dengan cepat, membuat mereka agak susah dipahami. Untuk merubah kebiasaan ini, cobalah bermain topik ABC. Dimulai dengan A, mereka harus mengucapkan kata yang mengandung awalan huruf A, misalnya 'Apel'. Lalu lanjutkan ke huruf B, minta mereka menyebut nama buah dari huruf B, mereka bisa jawab 'bengkoang'. Lanjutkan ke huruf C, dan seterusnya. Ini akan memperkaya kosakata aktif dan membantu mereka tetap fokus pada satu topik pembicaraan.


11. Narasi TV

Hidupkan TV tapi matikan suaranya, lalu balikkan badan Anda. Sekarang mintalah anak Anda untuk menceritakan apa yang sedang terjadi di acara TV tersebut. Buatlah daftar pertanyaan 5W+1H: dimana, apa, siapa, mengapa dan kapan serta bagaimana. Nantinya mereka tak perlu pertanyaan Anda lagi dan akan segera menceritakannya. Dengan permainan ini mereka telah belajar cara menyampaikan informasi ke oang lain.

Kreativitas Seni

12. Tarian balita

Buat sebuah tarian sederhana dengan beberapa gerakan berbeda bersama balita Anda. Ini akan membangun kemampuan mengingat jangka pendek dan meningkatkan kesadaran tubuh.


13. Mozaik makaroni

Beri anak Anda tugas membuat sesuatu dari makaroni atau benda lainnya seperti membuat kata dari susunan makaroni atau membuat bentuk pesawat dari lego. Permainan ini akan membuat mereka tetap fokus, dan akan meningkatkan kemampuan matematika, keahlian membaca serta pemecahan masalah.

14. Mendramatisir cerita

Daripada hanya membaca buku cerita favorit mereka dengan seadanya, cobalah minta mereka berakting sesuai dengan kisah dibuku. Jika Anda dan anak Anda telah hafal luar kepala kisah tersebut, kalian bisa beraktik ibarat sepasang aktor kawakan.


15. Mengubah lirik lagu

Bagi anak, menyanyi seperti ini sepertinya hal sepele, padahal manfaatnya besar. Jika mereka telah hafal nada lagu seperti twinkle-twinkle, cobalah minta mereka mengganti beberapa lirik dengan kata-kata mereka sendiri, termasuk nama mereka. Ini akan membantu membangun daya ingat dan kemampuan mendengar mereka.


loading...