1 September 2015

Para Pekerja Ini Menangis Menjawab Pertanyaan Tentang Ibunya

Tipsiana.com - Kehidupan merupakan suatu proses dari masa kanak-kanak yang kesehariannya dipenuhi dengan belajar dan bermain, hingga masa dewasa yang bergelut dengan dunia kerja. Ketika berada di masa dewasa kemampuan mencari nafkah membuat seseorang tidak lagi bergantung kepada orang tua, sehingga terkadang membuatnya lupa kepada mereka karena kesibukannya.

Hal ini terbukti dari sebuah video yang dibuat oleh sebuah restoran di Thailand yang menggunakan pekerjanya sebagai peserta untuk mengisi kuesioner seputar kehidupan mereka.

Pertanyaan berawal tentang berapa hari mereka bekerja dalam sebulan dan terlihat mereka tidak sulit menjawab pertanyaan yang diajukan. Sampai tiba pada pertanyaan sederhana namun terlihat sulit bagi mereka menjawabnya, yaitu ketika mereka ditanya tentang ibunya. Dan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikutnya, mereka tulis dengan deraian air mata.


Kesulitan mereka dimulai pada pertanyaan "Apa topik pembicaraan terakhir dengan ibu Anda?", mereka terlihat berusaha keras kembali mengingat tema percakapan terakhir yang mereka lakukan bersama ibunya.

Dan pertanyaan dimana mereka tak mampu lagi membendung air matanya adalah "Pernahkah anda mengatakan kepadanya bahwa anda mencintainya?" Hingga ke pertanyaan-pertanyaan selanjutnya yang semakin menyayat hati.


Sepertinya inilah potret dari sebagian kehidupan dalam sebuah keluarga. Dimana seorang anak hampir melupakan orang tua mereka yang selama ini rela mempertaruhkan apa saja demi anak-anaknya.

Terkadang seorang anak malah malu dengan kesederhanaan ibu mereka. Padahal dibalik kesederhanaan tersebut, justru sebuah pengorbanan orang tua agar anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari mereka terutama pendidikan anak-anaknya.


Video ini mengingatkan agar kita selalu mencintai orang tua kita. Selagi mereka masih hidup bahagiakanlah mereka, bukan dengan materi melainkan dengan perhatian dan kasih sayang. Seperti halnya rasa cinta mereka yang tidak pernah berhenti sampai akhir hayatnya.

loading...