16 September 2015

6 Makanan Sehat Yang Justru Berbahaya Bila Dikonsumsi Berlebihan

Tags

Tipsiana.com - Dokter dan para ahli selalu menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan rendah lemak, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Tapi jarang ada mengingatkan kalau ternyata makanan sehat yang kita konsumsi malah bisa berubah menjadi racun jika kita konsumsi secara berlebihan.

Kebanyakan dari kita tidak menyangka ternyata makanan-makanan ini bisa berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Tapi yang harus di ingat, beberapa jenis makanan ini tetap menyehatkan bila dikonsumsi dalam jumlah wajar. Jadi, jangan sampai setelah membaca artikel ini Anda malah berhenti mengkonsumsinya, hanya saja pastikan kalau tidak memakannya secara berlebihan.


1. Daging tanpa lemak

Daging hewan adalah salah satu sumber protein dan vitamin B-12 terbaik, dan kebanyakan ahli diet menyarankan pasiennya untuk menkonsumsi daging jenis ini daripada daging berlemak. Masalahnya adalah, bila mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani ternyata dapat menyebabkan tubuh memproduksi hormon IGF-1 (Insulin-like Growth Factor 1).

Hormon ini dapat terakumulasi dalam tubuh dan bisa mempercepat penuaan serta dapat memicu kanker. Jika Anda memang membutuhkan banyak asupan protein, cobalah menyeimbangkan diet Anda antara memakan daging tanpa lemak dengan protein dari kacang-kacangan.


2. Jeruk dan Tomat

Kedua buah-buahan ini memiliki banyak kandungan Vitamin C dan selalu direkomendasikan untuk dikonsumsi agar tubuh sehat. Meskipun mereka memang menyehatkan, memakan jeruk dan tomat terlalu banyak bisa jadi masalah. Tomat dan Jeruk memiliki kadar asam yang tinggi, sehingga mengkonsumsinya dalam jumlah terlalu banyak dapat memicu naiknya asam lambung.

Pada kondisi wajar, asam lambung tidak berbahaya, tapi masuknya asam kedalam lambung secara terus menerus dapat melukai kerongkongan dapat menyebabkan gejala Esophagus Barrett, yakni kondisi dimana kerongkongan mengalami luka lecet akibat paparan asam lambung dalam jangka panjang yang bisa meningkatkan resiko kanker tenggorokan.


3. Bayam

Daun hijau ini kaya vitamin, mineral, besi, protein dan serat. Membuatnya sebagai makanan diet yang efektif. Bayam juga sumber lutein yang tinggi, yang dapat menghambat degenerasi makula (bagian tengah retina). Jadi apa masalahnya? jawabannya adalah bayam ternyata juga memiliki kandungan oksalat yang tinggi, yang dapat memicu pembentukan batu ginjal. Jika Anda memiliki riwayat batu ginjal, ada baiknya Anda menghindari konsumsi bayam.


4. Kedelai

Sebagai bahan pengganti daging bagi para vegetarian, kedelai memang kaya protein dan mampu menurunkan kadar kolesterol, bahkan mampu menurunkan tekanan darah. Hanya saja, kedelai juga memiliki 'sisi gelap' tersendiri. Kedelai ternyata bisa menghalangi penyerapan zat besi ke dalam tubuh, yang dapat dengan cepat memicu anemia.

Lebih jauh lagi, kedelai mengandung fitoestrogen, yang mirip dengan hormon estrogen pada wanita. Fitoestrogen dapat menyebabkan hiperplasia endometrium, yang dapat menyebabkan kanker rahim. Seramnya lagi, pria dapat mengalami pembentukan fitur feminim wanita bila mengkonsumsinya dalam jumlah besar.

5. Tuna Kaleng

Tuna kaleng sering direkomendasikan ahli diet dan pelatih olahraga sebagai sumber protein yang baik dan berkalori rendah. Tapi masalah yang ditimbulkannya adalah tingkat kandungan merkuri yang tinggi yang terdapat dalam tuna kaleng. Keracunan merkuri dapat menyebabkan gangguan penglihatan, susah berbicara dan mendengar. Korban juga mengalami gangguan koordinasi tubuh dan kerusakan jaringan otot. Dalam kasus yang berat bahkan bisa berakibat fatal. Untuk menghindari resiko keracunan, jangan makan lebih dari lima kaleng dalam seminggu.


6. Kacang Brasil

Dalam kondisi normal, kacang brasil sangat menyehatkan. Kaya serat, protein dan asam lemak. Juga mampu menurunkan kolesterol dan menurunkan tekanan darah sehingga kacang ini sangat baik untuk dijadikan makanan ringan. Masalah muncul karena kandungan selenium kacang ini ternyata tinggi. Selenium sebenarnya merupakan nutrisi esensial, namun dalam dosis besar bisa berubah menjadi racun. Keracunan selenium mengakibatkan kerontokan rambut, kuku rapuh, kerusakan saraf, dan dapat berujung pada kematian. Untuk memastikan tidak mengkonsumsi secara berlebihan, hindari memakan kacang brasil lebih dari sepuluh hari berturut-turut.



Sumber :  http://www.stylecraze.com/articles/fatally-healthy-foods-too-much-is-always-too-bad

loading...