8 Juni 2015

Lima Cara Menghidupkan Api Menggunakan Air

Tags

Air dan api takkan pernah bisa menyatu, begitu orang bijak berkata. Namun walau tak pernah bisa menyatu dan terlihat saling bertolak belakang, ternyata air bisa menjadi media untuk menghidupkan api.

Ilmu pengetahuan memang sering membuat kita kagum, sesuatu yang begitu bertolak belakang ternyata bisa menjadi dekat karena sains. Senyawa air yang semestinya selalu menjadi pemadam api, ternyata dengan sedikit trik malah bisa menjadi pemicu api menyala.

Sepertinya mustahil? tidak juga. Dengan sedikit air ditambah bantuan sinar matahari atau sebuah unsur kimia, nyala api akan tersulut dan bisa kita gunakan untuk keperluan sehari-hari atau hanya sekedar bersenang-senang dengan sains. Berikut lima trik menghidupkan api dengan menggunakan air.

1. Menghidupkan api dengan air di bingkai

Bungkus bingkai foto kosong dengan plastik wrap, lalu tempatkan diatas penyangga. Pelan-pelan tuangkan air panas ketengah bingkai hingga plastik melentur dan membentuk bulatan menggantung di tengah bingkai. Ambil seganggam rumput kering dan dekatkan dengan titik fokus air di bingkai. Bila sudah ketemu titik fokus, letakkan rumput tadi dibantu dengan penyangga agar tetap berada  di titik fokus sinar matahari. Karena ukuran bola air yang lumayan besar, api akan lebih cepat menyala.


2. Menyalakan api dengan air dalam bohlam

Ambil bolham bekas dan buang bagian dalamnya. Masukkan air panas kedalam bohlam dan kocokkan air dengan kuat agar serbuk putih yang menempel di bohlam terlarut dengan air. Setelah bohlam menjadi bening, masukkan air kedalamnya dan tutup rapat menggunakan balon yang diikat. 

Anda telah membuat kaca pembesar dari bola lampu bekas. Dan dengan kaca pembesar berarti kita bisa membuat api.Gunakan bohlam yang berisi air dibawah sinar matahari. cari titik fokus sinar matahari dan tempatkan titik fokus tersebut tepat pada sebuah kertas atau koran. Segera kertas akan berasap dan kemudian terbakar.


3. Membakar kertas dengan bola air

Ambil sebuah mangkuk dan letakkan kedalamnya selembar plastik wrap pembungkus sayur. Isi dengan air sampai hampir penuh lalu bungkus air dengan plastik wrap tadi. Ketatkan ikatan bola air dengan memuntir pangkal plastik sampai benar-benar bulat dan ketat. Pakailah bola air tadi di bawah sinar matahari dan carilah titik fokusnya diatas sebuah kertas. Sama dengan bola lampu, kertas akan terbakar tak lama kemudian.


4. Botol Minuman juga bisa digunakan menyalakan api

Cari botol minuman yang berbentuk bulat dan jernih di bagian badannya, lalu isi dengan air. Konsep yang sama dengan tiga cara diatas bisa digunakan untuk membuat api menyala. Tanda kalau Anda telah mendapatkan titik fokus optimal adalah saat kertas atau rumput mengeluarkan asap.


5. Api akan menyala dengan menggunakan air dan Natrium

Seluruh trik diatas bergantung pada sinar matahari. Bila mendung, maka api akan sulit dinyalakan. Cara terakhir ini tidak membutuhkan sinar matahari. Buatlah tungku kecil dari kertas bekas gulungan tisu dan sumpalkan sedikit tisu diatas tungku kecil tadi. Letakkan tunggu di tutup toples yang ditaruh terbalik yang sebelumnya telah dimasukkan beberapa potongan Natrium.


Diatas tungku taruh rumput kering secukupnya lalu tuangkan sesendok air kedalam tungku mungil yang berisi potongan Natrium. Begitu air disiramkan ke Natrium, segeralah lari menjauh. Dalam beberapa detik, api akan menyala dan membakar dengan hebat.

Pastikan Anda melakukan kelima trik tadi dengan hati-hati. Seperti kata sebuah lagu masa kanak-kanak kita dulu; api kecil jadi teman namun api besar bisa kebakaran.


Sumber : thekingofrandom.com

loading...