26 Mei 2015

Inilah Bencana Lingkungan Terburuk Dalam Sejarah

Tags

Bencana lingkungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari tumpahan minyak, kebocoran bahan kimia, atau paparan radiasi yang menyebabkan kerusakan ekosistem. Bencana lingkungan juga menimbulkan penyakit bahkan kematian pada populasi manusia di dunia.

Kita telah sering mendengar atau membaca tentang tumpahan minyak Exxon Valdes atau bencana nuklir Chernobyl sebagai bencana lingkungan terburuk. Namun berbagai kecelakaan industri dan kegagalan dalam menjaga lingkungan lainnya telah banyak menjadi penyebab kerusakan selama bertahun-tahun.

Semua bencana lingkungan tersebut kebanyakan terjadi akibat kelalaian manusia. Dan ironisnya, bencana ini terjadi hanya dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Berikut adalah bencana-bencana lingkungan terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah.

Tragedi Chernobyl

Pada 26 April 1986 pukul 01.23 dini hari, terjadi kecelakaan nuklir paling mengerikan di dunia. Kebocoran pada PLTN Chernobyl di utara Ukraina menyebabkan pelepasan radioaktif berbahaya ke udara. Sekitar 6,6 juta penduduk yang tinggal di sekitar reaktor nuklir terpapar materi radioaktif , mengakibatkan berbagai kelainan mulai dari bayi yang lahir cacat hingga kanker ganas. Pemerintah Uni Soviet terkesan menutup-nutupi tragedi itu. Chernobyl yang dulunya berpopulasi 50.000 jiwa, kini berubah menjadi kota mati.


Pencemaran Minyak Exxon Valdez

Kapal supertanker Exxon Valdes yang mengangkut 12 juta galon minyak mentah karam pada 23 Maret 1989 di perairan Alaska. Dampak pada manusia tidak kentara, namun pada hewan dan biota laut sangat parah. Lebih dari 250.000 ekor burung dan biota laut yang tak terhitung jumlahnya mati. 

Lebih dari 11.000 relawan dikerahkan untuk membersihkan perairan Alaska dari tumpahan minyak dengan menghabiskan dana sekitar 2,1 milyar dolar yang semua ditanggung Exxon. Perusahaan ini juga diwajibkan membayar ganti rugi sebesar 125 juta dolas AS.


Tumpahan Lumpur Fly Ash Batubara Kingston Fossil Plant

Fly ash (abu terbang) adalah salah satu residu yang dihasilkan dalam pembakaran dan terdiri dari partikel-partikel halus. Abu yang tidak naik disebut bottom ash. Dalam dunia industri, fly ash biasanya mengacu pada abu yang dihasilkan selama pembakaran batubara.

Pada tanggal 22 Desember 2008 di Kingston Fossil Plant, Tennessee, tanggul yang menahan limbah padat fly ash seluas 34 ha jebol. Lebih dari 3,8 juta meter kubik bubur abu batubara tumpah menggenangi 300 hektar lahan sekitar dan merusak rumah-rumah hingga mengalir ke sungai disekitarnya.


Tragedi Gas Bhopal

Pada Malam tanggal 3 Desember 1984, gas beracun bocor dari pabrik pestisida Union Carbide di Bhopal. India. Tragedi ini menewaskan antara 25.000 hingga 35.000 orang dan sekitar 120.000 hingga 150.000 orang menderita penyakit kronis.

Kecelakaan tersebut dianggap sebagai kecelakaan industri terburuk di dunia, namun pihak yang berwenang masih memperdebatkan penyebab pasti kebocoran.


Kecelakaan Three Mile Island

Bencana Three Mile Island adalah krisis nuklir parsial yang terjadi pada 28 Maret 1979 di Dauphin Country, Pennsylvania. Kecelakaan itu mengakibatkan pelepasan sejumlah gas dan iodium radioaktif ke lingkungan, dan mendorong dievakuasinya ratusan ribu orang dari daerah sekitar kecelakaan.

Ini merupakan kecelakaan terburuk dalam sejarah pembangkit listrik tenaga nuklir komersial di AS. Akibatnya, sejak insiden itu sentimen publik terhadap bahaya pemanfaatan tenaga nuklir menjadi kian negatif. Biaya pembersihan radioaktif diperkirakan mencapai 1 milyar dolar.


Lumpur Panas Sidoarjo

Banjir lumpur panas Sidoarjo terjadi pada Mei 2006 sebagai akibat dari 'meletusnya' gunung lumpur yang dipicu oleh ledakan gas alam dari sumur minyak yang dibor oleh PT Lapindo Brantas di Jawa Timur, Indonesia.

Semburan awal menghancurkan rumah dan properti serta menewaskan 13 orang akibat jebolnya dinding tanggul penahan lumpur dan menyapu perumahan penduduk sekitarnya. Semburan lumpur terus keluar hingga hari ini, dan diperkirakan akan terus berlanjut hingga 30 tahun kedepan.


Tumpahan Minyak Amoco Cadiz

Pada tanggal 16 Maret 1978, kapal tanker minyak Liberia, Amoco Cadiz kandas di dekat pelabuhan kecil Portsall, pantai Breton, Perancis. Kapal tersebut mengangkut 227.000 metrik ton minyak mentah dengan rute perjalanan Teluk Persia menuju Rotterdam. Dalam kurun waktu dua minggu, seluruh isi kargo tumpah ke laut dan mencemari lebih dari 220 mil dari garis pantai Brest ke Saint-Brieuc. Ini merupakan kecelakaan Kapal tanker minyak terburuk sepanjang sejarah.


Kontaminasi Kimia di Love Canal

Love Canal adalah sebuah lingkungan yang berdekatan dengan Air terjun Niagara, New York, yang sebelumnya telah digunakan sebagai tempat mengubur 22.000 ton limbah beracun oleh perusahaan Hooker Chemical Company. Perusahaan tersebut menjual lahan tersebut kepada Dewan Sekolah Niagara Falls pada tahun 1953 dengan harga hanya 1 dolar AS saja.

Masa pembangunan konstruksi dan hujan lebat di sekitar area selama bertahun-tahun kemudian ternyata menyebabkan kebocoran limbah beracun. Akibatnya terjadi banyak kasus cacat bawaan pada bayi, keguguran dan berbagai penyakit yang melemahkan warga. Pada tahun 1976, keberadaan tempat pembuangan limbah beracun tersebut diungkap ke publik oleh wartawan surat kabar, dan akhirnya seluruh penduduk dievakuasi pada tahun 1978.

Sampai saat ini, kebanyakan area Love Canal masih tak berpenghuni. Perusahaan Hooker Chemical dinilai lalai dalam mengelola limbah mereka. Kasus ini diakui sebagai salah satu skandal perencanaan kota terburuk dalam sejarah AS.



The Great Smog

Bencana The Great Smog yang terjadi pada 1952 adalah peristiwa polusi udara terparah yang melanda London selama bulan Desember 1952. Dimana fenomena polusi kabut dan asap ini terjadi akibat penggunaan batubara yang berlebihan pada pabrik-pabrik industri di sekitar kota London.

Meskipun efeknya tidak terjadi dalam sekejap, dalam minggu-minggu berikutnya ditemukan bahwa ribuan orang meninggal dan ratusan ribu lainnya sakit karena kabut asap. Disebutkan sebanyak 12.000 orang tewas akibat kabut asap. Peristiwa ini dikenal sebagai polusi udara terburuk dalam sejarah Inggris dan melahirkan Undang-undang polusi udara, Clean Air Act pada tahun 1956.



Penyakit Minamata

Penyakit Minamata adalah sindrom neurologis yang disebabkan oleh keracunan merkuri parah. Pertama kali ditemukan di Kota Minamata di prefektur Kumamoto, Jepang, pada tahun 1956, dan disebabkan oleh pelepasan metil merkuri dalam air limbah industri dari pabrik kimia Chisso Corporation, yang terjadi dari 1932 hingga 1968.

Akumulasi biologis merkuri dalam kerang sebagai salah satu rantai makanan mengakibatkan keracunan merkuri pada manusia yang memakannya. Kucing, anjing, babi dan kematian pada manusia terus terjadi selama kurun waktu 36 tahun sementara pemerintah dan perusahaan melakukan sangat sedikit tindakan pencegahan polusi ini. Pada akhirnya, ribuan korban diakui terjangkit penyakit akibat paparan merkuri dan  kompensasi telah dibayarkan kepada keluarga yang terkena dampak.


Bencana Seveso

Bencana kebocoran bahan kimia dioksin di Seveso terjadi pada 10 Juli 1976, di sebuah pabrik manufaktur kimia kecil dekat Milan, Italia. Ribuan kelinci dan unggas mati di peternakan terdekat dan ribuan orang menderita penyakit akibat kebocoran bahan kimia ini.


Agen Oranye

Antara tahun 1961 hingga 1971, militer AS yang frustasi menyemprotkan hampir 20 juta galon Agen Oranye dan herbisida lainnya di Vietnam dalam upaya untuk mematikan vegetasi hutan tempat persembunyian Viet Cong  selama perang Vietnam. Kebanyakan herbisida tersebut mengandung gas saraf beracun yang disebut dioksin.


Studi telah mengungkapkan bahwa masalah kesehatan dan lingkungan akibat agen oranye telah berdampak pada sekitar 3 juta penduduk Vietnam, termasuk 150.000 anak-anak. Akibatnya, banyak anak Vietnam terlahir dalam keadaan cacat parah dan mengalami keterbelakangan mental sejak perang berakhir pada 1975.

Baca juga : Bencana Kabut Asap Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

loading...