7 Mei 2015

5 Trik Agar Anak Suka Makan Sayur

Tags

Jika anak Anda sama sekali tidak tertarik dengan bayam, anda tidak sendirian. Mencoba menyuruh anak suka makan sayur adalah perjuangan tanpa akhir bagi orangtua yang punya anak kecil.

Dari semua kelompok makanan, sayuran tampaknya menjadi salah satu yang paling tidak disukai anak. Meskipun sulit dicari penyebabnya, kombinasi dari; banyaknya makanan yang lebih enak daripada sayur, rasa sayur yang tidak manis, dan salah membuat strategi makan anak, menjadi penyebabnya.

Karena di dalam sayuran banyak mengandung vitamin, serat, antioksidan dan lainnya, menghilangkan sayuran dari menu wajib untuk si kecil benar-benar bukan pilihan yang bijak. Jadi, apa yang bisa Anda lakukan saat si buah hati selalu menggelengkan kepalanya saat disuruh memakan brokoli? berikut lima trik yang bisa Anda coba.


Jadikan bunga kol dan timun jepang sahabat karibmu

Meskipun beberapa ahli gizi dan orang tua tidak menyukai ide "menyelundupkan" sayuran kedalam makanan yang disukai anak, ini bisa menjadi cara yang baik dengan menambahkan tekstur dan rasa pada makanan kesukaan. Khususnya dengan menambahkan bunga kol atau timun jepang ke dalam makanan. Anda dapat menambahkan timun jepang kedalam muffin. Atau membuat kue coklat yang di campur bunga kol. Coba pikir, apakah si kecil pernah menolak kue coklat?


Campurkan sayur ke dalam smoothie

Mungkin Anda sulit membedakan antara jus dan smoothie. Jus adalah sari buah sementara smoothie adalah bubur buah/sayuran. Artinya semua bahan dimasukkan ke dalam blender kemudian proses hingga halus. Hmm, sepertinya cara ini sering kita buat? Ya! Jus buah atau sayur yang selama ini anda nikmati sebenarnya smoothie. Lihat saja ciri-cirinya : tekstur kental, creamy dan membuat perut kenyang.

Nah, Anak-anak sangat suka smoothie karena rasanya yang memang sangat enak. Tidak ada salahnya dalam smoothie buah-buahan yang dibuat Anda susupkan sedikit bayam kedalamnya. Toh rasanya akan tetap enak. Atau masukkan brokoli kedalam smoothie pisang campur strawberi, tetap nikmat pastinya.

Bereksperimen

Beberapa ahli gizi tidak setuju memakai cara menyisipkan sayuran ke dalam makanan kesukaan anak, mereka tidak sreg dengan kesan 'menipu' dari trik tersebut. Disarankan untuk melakukan penelitian kecil-kecilan pada anak Anda. Cobalah selalu menghidangkan sayuran yang memang telah disukai anak. Percayalah, pasti ada jenis sayuran yang disukai anak. Ada anak yang memang suka makan wortel tanpa harus dipaksa, Anda tinggal mencari tahu sayuran apa yang disukai si kecil.

Sediakan Es Lilin Spesial

Beberapa perusahaan makanan ringan sehat membuat terobosan agar produk mereka disukai anak-anak. Sophie Milrom, pendiri perusahaan es lilin sayuran; EatPops, bercerita kalau anak-anak sangat menyukai es lilin mereka. Gula untuk es lilin ini berasal dari buah.

Dengan bentuk es lilin yang penuh warna, dan beraneka rasa, anak-anak takkan mampu menolaknya meskipun didalamnya telah ditambahkan nutrisi dari sayur dan buah yang biasanya mereka tidak sukai.

Buat Makanan Semenarik Mungkin

Jika anak tak suka sayur, coba buat sayuran terlihat menarik. Atau pasangkan sayuran dengan makanan lezat lainnya. Bentuk yang unik dan menarik dapat membangun mood anak untuk mencoba masakan Anda. Carilah kreasi bentuk-bentuk makanan menarik di pinterest atau google.


Dengan sedikit keberuntungan, anak Anda akan mencintai sayuran dalam waktu singkat. Selamat mencoba.

Sumber : huffingtonpost.com

loading...