13 Mei 2015

11 Tips Meningkatkan Daya Tangkap Saat Belajar

Tags

Dalam proses pembelajaran membutuhkan konsentrasi belajar. Tanpa konsentrasi belajar, maka materi yang ingin diserap dan dipahami tidak akan bisa nempel di kepala. Permasalahan yang ada pada pelajar saat ini adalah mereka sering kurang mampu berkonsentrasi atas apa yang dipelajarinya.

Bagi Anda yang sedang berkutat dengan buku untuk menghadapi ujian. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan daya tangkap belajar Anda. Mungkin beberapa tips ini terkesan aneh dan tidak biasa, tapi percayalah, semua tips ini diambil berdasarkan penelitian dari para ahli.

Catatlah pelajaran dengan memakai tulisan tangan

Kita akan lebih mudah dalam memproses dan mengingat sesuatu jika menuliskan catatan dengan tulisan tangan daripada memakai laptop atau smartphone.

Telah terjadi perdebatan panjang mengenai penggunaan laptop untuk menulis catatan di kelas. Pihak yang pro mengatakan penggunaan laptop untuk mencatat merupakan cara yang cepat dan efisien dalam mengumpulkan informasi selama belajar.  Namun pihak yang kontra menyatakan bahwa laptop membuat kita tidak fokus karena kemampuan multitasking-nya.

Studi yang dipublikasikan jurnal Psycological Science membuktikan bahwa siswa yang membuat catatan dengan laptop ternyata memiliki kemampuan lebih buruk dalam menjawab pertanyaan konseptual dibanding siswa yang mencatat dengan tulisan tangan. Pendeknya, mereka memang mencatat banyak informasi di komputer namun otak mereka gagal memahami informasi tersebut. Ternyata menulis dengan tulisan tangan mampu meningkatkan kinerja otak untuk memahami informasi.

Gemar membuat coretan

Masih ingat saat masih sekolah ada teman yang suka buat gambar-gambar tak tentu arah di pinggir buku catatannya? atau Anda juga suka membuat coretan-coretan kecil di buku? kita salah kalau mengira orang yang suka membuat coretan di pinggir buku catatannya adalah orang yang sedang melamun. Ternyata saat Anda membuat coretan, itulah saat alam bawah sadar kita sedang meminjam alam sadar kita melalui coretan tangan.

Penelitian terhadap daya ingat kognitif menyimpulkan bahwa orang yang suka membuat coretan kecil di catatan 29 persen  lebih mudah menangkap dan mengingat informasi dibanding yang tidak suka menggambar.

Jangan mendengarkan lagu saat belajar

Mendengarkan musik, terutama musik dengan lirik, dapat mengganggu konsentrasi Anda. Indra kita akan bekerja lebih keras antara mencoba menangkap pelajaran yang sedang kita baca atau kita tulis, dengan mendengar dan menikmati musik yang kita dengar. Bahkan mendengarkan musik dengan suara keras  akan menghalangi pemahaman membaca kita. Menurut Prof. Clifford Nass dari Universitas Standford, ini ibarat Anda mencoba belajar sambil naik roller coaster.

Memang beberapa musik klasik atau pop yang tenang dan kalem dapat sedikit membantu, tapi sayangnya, kita semua lebih baik belajar dalam keheningan.

Bicaralah pada diri sendiri

Anda tidak dianggap gila bila Anda sendirian mondar mandir sambil ngomong atau berargumen dengan diri sendiri tentang suatu proyek yang anda sedang kerjakan.

Mengutip livescience.com, berbicara dengan diri sendiri dapat menyelaraskan proses mental dan mengembangkan pemahaman potensial terhadap masalah apapun yang sedang Anda kerjakan.

Tapi mohon lihat dulu kondisi sekitar dan jangan terlalu sering melakukannya dihadapan banyak orang.

Beristirahat sejenak setelah belajar

Tidur mampu membersihkan memori jangka pendek dan melakukan proses penyimpanan terhadap apa yang baru dipelajari ke dalam memori jangka panjang kita. Jadi, jika bisa menyempatkan diri tidur siang diantara sesi belajar,  Anda dapat mempertahankan lebih banyak informasi dari yang baru saja Anda pelajari.

Bahkan tokoh besar seperti Albert Einstein, John F Kennedy, dan Thomas Edison pun juga melakukan rutinitas tidur siang.

Ayo ngopi

Nikmati kopi Anda sejak pagi, tapi jangan kepagian. Waktu minum kopi yang optimal adalah antara pukul 9.30 hingga 11.30 pagi. Inilah saat yang tepat mengkonsumsi kafein agar Anda dapat lebih fokus sepanjang hari.

Jika Anda sedang blank, ngopi, menyeruput secangkir teh atau hanya sekedar meminum segelas air putih dapat memecah kebuntuan dan menyegarkan kecerdasan otak Anda.

Dari pada pakai jimat, lebih baik berdoa

Banyak diantara kita masih percaya jimat dapat mempermudah segala urusan. Jenis takhayul seperti ini masih sering kita jumpai di era modern ini. Bila dipandang dari sisi sains, jimat tidak ada hubungan dengan klenik. Ini tak lebih dari keyakinan pada kesaktian jimat, si pemakai menjadi lebih percaya diri.  Percaya diri ada sisi positifnya, namun bila tanpa kesiapan, tetap saja tak berguna.

Lebih baik Anda berdoa sebelum dan sesudah belajar, ini akan menenangkan mental dan membuat Anda benar-benar percaya diri lahir batin.

Jangan takut gagal

Saat Anda belajar sesuatu yang baru, ada baiknya Anda tidak mempelajarinya dengan sempurna. Bahkan mungkin Anda lebih baik mengalami sedikit kegagalan terlebih dulu. Dengan sedikit kegagalan, Anda jadi tahu mana yang tidak boleh dilakukan.

Mengetahui titik mana yang tidak boleh Anda lakukan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengembangkan kemampuan kita saat mempraktekkan apa yang telah kita pelajari.

Kegagalan adalah gladi resik dari momen yang sesungguhnya. Dan dengan latihan akan membuatnya menjadi sempurna. Dengan banyak latihan kita jadi bisa mengetahui letak kelemahan kita dan bisa segera memperbaikinya.

Uji diri Anda

Dengan prinsip yang sama saat anda mempelajari kegagalan, ujilah diri Anda sendiri. Semakin sering anda menguji kemampuan Anda, maka akan semakin siap Anda menghadapi ujian sesungguhnya.

Ujian seharusnya tidak menjadi puncak akhir pembelajaran, tetapi merupakan langkah yang berguna menuju jalan kebijaksanaan.

Ajari orang lain

Jika Anda mengajarkan apa yang telah Anda  pelajari kepada orang lain, Anda akan memahami ilmu tersebut lebih mendalam. Karena dengan mengajar, Anda harus bisa menjelaskan dan menjawab setiap pertanyaan tentang pelajaran tersebut.

Anda pada akhirnya akan mampu mengendapkan informasi tersebut pada tingkat yang lebih tinggi. Orang yang Anda ajari jadi mengerti dan Anda jadi lebih pintar. Win-win solution.

Tak usah belajar kelompok

Maaf bagi yang suka belajar kelompok, ternyata belajar secara berkelompok tidak baik bagi ketahanan memori Anda. Terlalu banyak kolaborasi yang terjadi dan berseliwerannya ide-ide baru sering malah membuat konsep dasar dari yang sedang kita pelajari terabaikan.

Tapi jangan putus asa, setelah Anda selesai belajar sendirian, saat akan menghadapi ujian sesungguhnya, Anda disarankan untuk bersosialisasi dengan teman.

Mengobrol tentang apa yang telah Anda pelajari sama baiknya dengan saat Anda mengajari orang lain. Anda akan mendapatkan keuntungan karena informasi yang telah dipahami akan semakin Anda ingat dan siap digunakan kapan saja.

Sumber: 
http://pss.sagepub.com/content/25/6/1159
http://www.bakadesuyo.com/2012/03/does-doodling-actually-increase-your-ability/?
http://www.bakadesuyo.com/2011/07/is-there-an-easy-way-to-boost-your-learning-a/
http://www.livescience.com/19849-talk-improves-thinking.html
http://www.universityherald.com/articles/5427/20131107/drink-cup-strong-coffee-9-30am-11-30am-benefits.htm
http://www.positivityblog.com/index.php/2008/01/23/why-you-should-never-be-afraid-of-failure/
http://www.bakadesuyo.com/2010/03/does-getting-it-wrong-help-you-get-it-right/
http://allday.com/post/3145-12-tips-to-boost-your-ability-to-learn/
http://www.futurity.org/learning-students-teaching-741342/
http://www.bakadesuyo.com/2010/03/is-group-studying-more-effective/
http://hendranextgen.blogspot.com/2011/06/albert-einstein-pun-rutin-tidur-siang.html

loading...