1 Desember 2016

Ular-Ular Ini Mati Setelah Memangsa Korbannya

Tipsiana.com - Ular adalah salah satu predator berbahaya yang berkeliaran di muka bumi ini. Mereka memiliki banyak spesies dengan beragam bentuk dan ukuran. Sebagai predator ulung, tiap jenis ular memiliki cara yang berbeda-beda untuk menangkap mangsanya.

Beberapa jenis ular membunuh mangsanya dengan bisa beracun dan yang lainnya dengan melilit korban hingga kehabisan napas dan menghancurkan tulang-tulang mangsanya. Namun ternyata, tak selamanya superioritas ular ini berlaku. Kadangkala, hewan pemangsa ini malah berbalik dimangsa. Tragisnya, mereka mati setelah memangsa korbannya sendiri.


Cara membunuh mereka cukup mengerikan, namun skenario terburuknya adalah ketika ular ternyata tak mampu mencerna makanan yang telah ia telan. Delapan kejadian berikut ini adalah contoh saat ular mengalami pengalaman buruk dengan makanannya.

#8 : Dua ekor ular piton berkelahi berebut tikus. Salah satunya berhasil memakan tikus, namun lawannya tak terima. Ibarat jeruk makan jeruk si ular memutuskan untuk memakan piton yang baru memangsa tikus tadi.



#7 : Pada tahun 2014, seekor ular piton Afrika sepanjang 4 meter ditemukan mati dibawah tebing berbatu di Afrika Selatan. Setelah perut ular dibelah, ia ternyata menelan landak seberat 15 kg. Ular tersebut mati karena duri-duri landak menusuk bagian dalam perut ular tersebut.




#6 : Seekor ular beludak muda seberat 4,2 g mencoba memangsa kelabang seberat 4,8 g hidup-hidup. Ular nekat tersebut mati setelah kelabang mencari jalan keluar dan merobek tubuhnya. Peneliti menyebutkan, kelabang telah merusak seluruh organ dalam si ular. Kejadian ini terjadi di pulau Golem Grad di Macedonia pada tahun 2013. Karena ular sangat banyak di pulau ini, ia juga dikenal sebagai Pulau Ular.



#5 : Seekor ular Piton  Burma sekarat setelah memakan selimut listrik lengkap dengan kabel listrik dan kotak kontrolnya.  Sebuah operasi besar dilakukan untuk mengeluarkan selimut sepanjang 2,5 meter dari dalam perutnya. Piton ini, cukup beruntung masih tertolong dan jadi pengecualian dari daftar ini.



#4 : Neil McDougall, penduduk di wilayah Julatten, menemukan ular piton sepanjang 4,5 m mati tergeletak di halaman rumahnya. Perut gembungnya menunjukkan kalau ia baru saja menelan sesesuatu yang besar - seekor babi hutan. Menurut seorang ahli, ular tersebut  mati karena organ dalamnya tertusuk mangsangnya.



#3 : Perut ular Piton Burma sepanjang 4 meter meledak ketika ia hampir berhasil menelan seekor buaya sepanjang 2 meter di Florida. Ini terjadi pada bulan Oktober 2015, ketika piton tanpa kepala ditemukan mati dengan seekor buaya keluar dari bagian tengah tubuhnya.



#2 : Pada 27 Oktober 2011, ular piton sepanjang 5 meter tertangkap dan dibunuh oleh petugas PAM Frorida Selatan. Ini adalah penemuan reptil terbesar di Florida Selatan yang baru saja menelan seekor rusa dewasa.


#1 : Seekor piton sepanjang 5,5 meter menelan bulat-bulat kambing betina yang sedang hamil. Tapi naas, kambing tersebut terlalu besar untuk ditelan dan ia berusaha kembali memuntahkannya, namun tak berhasil. Peristiwa ini terjadi pada bulan September 2006 di sebuah desa di daerah Kampung Jabor, Malaysia. Petugas kebakaran dipanggil untuk menepikan ular piton kembung yang mati di tengah jalan raya.



30 November 2016

"Sebuah Kesaksian" Saat Bersama Kafilah Jalan Kaki 212 Ciamis-Jakarta

Tipsiana.com - Tadinya tidak terpikirkan, ikut menjemput dan mengawal para peserta long march Ciamis-Jakarta di Malangbong. Saat ada keperluan di Cibatu, pukul 15.40 WIB membaca update info rombongan dari salah seorang peserta. Bahwa, rombongan sudah tiba di mesjid Agung Malangbong. Tertarik dan panggilan hati, ingin memberi dukungan moril kepada mereka.

Via Sasakbeusi, menuju Malangbong. Perasaan dan hati dibuat bangga dan sejuk. Betapa tidak, di sepanjang tepi jalan tampak masyarakat berkerumun di setiap sudut. Anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-kakek, nenek-nenek semua bersiap menyambut, lengkap dengan makanan dan minuman bahkan buah-buahan.


Di Lewo, berhenti sejenak. Mendekati kerumunan itu dan memasang kamera kecil. Saat ditanya mengapa mereka melakukan hal itu? Jawaban mereka: ”Lillahi ta’ala, demi Allah, demi agama kami, demi membela Al Quran yang telah dinistakan”.

“Ini murni dari hamba Allah, bukan dari partai politik yang dituduhkan si penista! Kami tidak bisa ikut long march. Tapi, kami ingin mendukung mereka. Tukang tahu, menyumbang tahu. Tukang emplod, tukang tempe, tukang kerupuk, tukang roti, tukang bala-bala. Bapak lihat sendiri, ini di depan. Semua sumbangan sukarela. Ikhlas, gak ada yang membayar!”, jawab mereka.

Subhanallah. Bulu kuduk merinding, ada yang tersekat di tenggorokan. Mereka rakyat biasa, begitu rela berkorban. Demi keyakinan dan keimanan mereka yang diinjak-injak dan dinistakan. Mereka rela berkorban dan sudah berdiri di sana, lebih kurang 1,5 jam. Padahal rombongan long march, baru tiba di mesjid Agung Malangbong dan rehat dengan sholat magrib. Perjalanan baru akan dilanjut bada sholat Magrib.


Tiba di mesjid Agung Malangbong, suasana seperti malam takbiran. Setiap melewati kerumunan orang-orang gema takbir dan kepalan tangan terangkat selalu terucap. Tegas tanpa rasa ragu. Tampak beberapa ada yang makan nasi bungkus berdua, bahkan ada yang bertiga sambil duduk bersandar ke tembok. Belakangan mendapat informasi dari koordinator konsumsi, bahwa makanan, snack, air kemasan, obat-obatan lebih dari cukup sumbangan sukarela dari masyarakat yang terlewati rombongan. Yang kurang adalah untuk nasi bungkus/box. Untuk nasi bungkus/box sering mengalami keterlambatan karena langsung didrop dari pesantren di Ciamis!!! Namun peserta tidak mengeluh, saat di Malangbong mendapatkan sumbangan 300 nasi bungkus dari masyarakat setempat. Mereka rela berbagi dengan teman-temannya! Subhanallah!


Untuk makanan kemasan seperti biskuit atau roti dan air kemasan lebih dari cukup. Bahkan, mobil feeding kewalahan untuk mengangkut semua itu. Alternatifnya koordinator konsumsi harus mendatangakan truk dump truck yang besar, untuk mengangkut semua konsumsi yang disediakan masyarakat sepanjang Ciamis-Malangbong. Pastinya akan terus bertambahan selama perjalanan ke Jakarta. Yang mengiris hati diantara makanan kemasan tampak juga makanan tradisional seperti cucur, ali agrem, burayot, rangginang, emplod, ladu, bahkan air kopi panas yang dimasukkan plastik ada di sana! Yang pasti semua makanan tradisional tersebut diolah oleh rakyat kebanyakan, rakyat miskin, rakyat yang tidak rela kitab sucinya dihina dan ingin membela dengan cara mereka.


Kumandang adzan maghrib bergema! Wajah-wajah yang tidak bisa menyembunyikan rasa lelah tapi dengan sorot mata penuh semangat itu langsung mengambil air wudhu. Tidak sampai 2 menit, kerumunan jemaah lebih dari 2000 orang tersebut (plus mukimin). Langsung berbanjar rapi. Tanpa harus berteriak-teriak ala polisi yang kemarin sempat melarang mereka PO bus agar tidak menyewakan bus kepada mereka. Mereka tertib rapi, merapatkan barisan menghadap kiblat, rapi makmum hanya sesaat setelah mendengar suara iqamat.


Selama sholat, tidak terasa mata basah. Alhamdulillah, bisa ikut berjamaah bersama mereka. Terasa atmosfer ghirah izzatul Islam yang kental. Khusu' dan penuh kesyahduan. Setelah membaca salam, air mata makin basah saat para santri tersebut bersalaman sambil mencium tangan saya penuh hormat. Padahal saya tidak mengenal mereka. Mereka tidak mengenal saya. Akhlak mereka begitu santun, saat melewati orang yang lebih tua mereka berjalan membungkuk, merendahkan tubuhnya dengan posisi tangan lurus ke bawah menyentuh lutut.


Hujan turun gerimis saat meninggalkan mesjid Agung Limbangan, agar dapat mengambil gambar yang bagus. Lebih kurang 6 km dari alun-alun Malangbong, berhenti di sebuah warung untuk menyantap mie sambil menunggu rombongan, buang air kecil dan ngopi. “Paling perkiraan memakan waktu satu jam dari Malangbong ke sini!” kata si Bapak pemilik warung. “Bapak yakin? Saya perkirakan paling 30 menit. Kan hanya 6 km!” bantah saya. Tapi, saya dan istri dibuat terpelongo belum lima belas menit duduk sambil menikmat mie rebus. Tiba-tiba dari arah timur mobil polisi yang mengawal sudah tiba. Polisi memberlakukan jalur satu arah.
Kendaraan dari arah Limbangan diminta menepi.


Tidak sampai lima menit kemudian, dalam guyuran hujan yang makin deras. Tampak rombongan muncul dari arah Malangbong! Hanya 20 menit! Mereka bertakbir, bersholawat menembus hujan dengan hanya berlapiskan jas hujan plastik keresek. Beriringan, sebagian ada yang berpegangan tangan, sebagian ada yang membawa tongkat. Sebagian ada yang menggandeng temannya. Tidak henti, mobil ambulan dan mobil evak yang mengikuti rombongan. Memberikan pengarahan kepada para peserta yang sudah tidak kuat berjalan jangan memaksakan, silakan naik mobil yang kedua lampu daruratnya menyala. Tapi yang minta dievak bisa dihitung dengan jari. Mayoritas mereka tetap berjalan, bahkan ada yang setengah berlari menembus hujan deras.


Menuju ke Warung Bandrek, Kersamanah di sepanjang jalan tampak masyarakat menyemut. Lebih heboh daripada tadi sore saat mereka menunggu rombongan. Makanan dan minuman yang disediakan mereka makin banyak. Seorang nenek, berdiri di antara kerumunan masyarakat. Di tangannya tampak dia memegang sebungkus emplod (makanan khas lewo dari singkong). Seorang Bapak sibuk, menyeduh kopi panas di gelas plastik dan memberikan dengan penuh kasih sayang serta doa kepada setiap peserta yang melewatinya!

Suasana sangat Islami, tulus, ikhlas dan ukhuwah Islamiyah. Berkali-kali saya dan istri menyeka air mata saat menyaksikan mereka di sepanjang perjalanan. Allahu Akbar!

Ya Allah, saksikanlah kami ridho Engkau menjadi Tuhan kami. Kami ridho Islam menjadi agama kami. Kami ridho Nabi Muhammad S.A.W. menjadi Rosul kami, kami rela Al Quran menjadi kitab suci kami! Jauhkan kami dari orang-orang munafik, yang lebih ridho kaum kafir jadi pemimpinnya dan menyangkal kebenaran kalam-Mu. Amiiin....

Ditulis oleh DenySuwarja di akun Facebook beliau via portalpiyungan.info

Google Maps Ternyata Melacak Setiap Pergerakan Anda, Ini Buktinya

Tipsiana.com - Dengan semakin pesatnya kemajuan dunia teknologi informasi dan telekomunikasi, jarak tak lagi menjadi halangan. Hampir setiap jengkal wilayah di bumi ini telah bisa dijangkau (walau kadang masih sebatas peta satelit) dan aliran informasi ke seluruh dunia hanya butuh waktu dalam hitungan detik.

Sebagaimana teknologi lainnya, kemajuan pesat ini juga memiliki dua sisi berbeda. Baru-baru ini, muncul perhatian khusus tentang kemampuan teknologi informasi yang tergolong sensitif dan harusnya patut diketahui setiap pengguna teknologi modern.

Bila Anda masih ingat adegan dalam film Minority Report ketika Tom Cruise dalam pelarian, ia tak bisa menghindar dari pelacakan karena kemanapun ia pergi, scan retina dari berbagai CCTV selalu mengirimkan lokasi persembunyiannya ke database kepolisian. Nah, percaya atau tidak, kini Google sedang mengembangkan kemampuan serupa.


Perusahaan raksasa ini telah melacak smartphone pengguna kemanapun mereka pergi. Program ini menampilkan titik-titik merah untuk menandai peta dimana seseorang sedang atau pernah berada. Dengan mempelajari pola bepergiaan seseorang maka akan lebih mudah mengidentifikasi apa yang akan dilakukan orang tersebut.

Kalau Anda masih tak percaya, Anda bahkan bisa melacak diri Anda sendiri agar yakin. Anda cukup login ke akun Google yang sama dengan akun smartphone Anda dan klik link ini. Anda akan bisa melihat rekaman kemana saja Anda bepergian setiap hari selama sebulan penuh!

Lebih hebatnya lagi, tak peduli pengaturan privacy manapun yang telah Anda pilih, informasi Anda tetap direkam dan disimpan disuatu tempat oleh Google.

Kabar baiknya adalah Anda bisa meminimalisir pelacakan otomatis tersebut dengan mengikuti prosedur dibawah ini. Cukup ikuti langkah-langkahnya.


Cara menonaktifkan pelacakan Google dan menghapus riwayat perjalanan Anda


Untuk memeriksa apakah riwayat lokasi diaktifkan pada akun Anda, masuk ke halaman Google Maps Location History dan klik icon berbentuk roda gerigi untuk mengakses pengaturan riwayat Anda.

Anda dapat menonaktifkan atau mengaktifkan layanan disana. Tapi memonaktifkan riwayat lokasi belum menghapus riwayat perjalanan Anda sebelumnya.

Jika Anda ingin menghapus lokasi Google Maps yang telah tersimpan dalam 30 hari terakhir, pertama masuk ke halaman Riwayat Location History. Periode waktu default menunjukkan riwayat lokasi Anda hari ini, sehingga Anda mungkin tak melihat banyak penanda di peta. Gunakan menu pull-down di bawah kalender disebelah kiri untuk menampilkan riwayat Anda selama 30 hari terakhir.

Jika Anda memilih periode waktu di mana Google Maps melacak lokasi Anda, Anda akan melihat semua titik dimana anda pernah berada di peta. Dibawah Kalender, Anda akan melihat opsi untuk menghapus riwayat dari periode waktu yang telah Anda pilih atau Anda dapat menghapus semua riwayat.

Apakah kemampuan Google ini termasuk ilegal? ternyata tidak. Setiap pertama kali kita menggunakan layanan Google di smartphone Android, Google sebenarnya telah menanyakan persetujuan untuk mendeteksi lokasi dimana kita berada sebelum kita terhubung dengan internet. Hanya saja kebiasaan kita yang selalu mengabaikan Term and Condition setiap akan menggunakan layanan software membuat hal ini tidak terperhatikan.

Kalau Anda merasa privacy Anda dan keluarga atau teman-teman Anda terganggu dengan kemampuan Google ini, beritahukan langkah tadi kepada mereka. Peson moral lainnya, jaga baik-baik akun Google Anda agar tidak disalahgunakan oleh orang lain.

Sumber : anonews.co via brightside

29 November 2016

Drone Pria Ini Merekam Sesuatu yang Sangat Langka di Laut Lepas

Tipsiana.com - Lautan menyimpan begitu banyak  rahasia yang belum terungkap. Disana banyak jenis hewan yang mungkin belum pernah kita lihat sebelumnya. Namun kadangkala, ada beberapa hewan langka yang tiba-tiba muncul tanpa terduga. Salah satunya seperti sekumpulan ikan paus seberat 30 ton yang menunjukkan diri dalam video luar biasa ini.


Cuaca cerah dan laut yang indah selalu mengundang wisatawan di seluruh dunia untuk berkunjung ke Hawaii. Dengan perairan dangkal yang hangat (kedalamannya kurang dari 200 m) mengelilingi kepulaian Hawaii. Dan ternyata, tak hanya manusia yang menyukai tempat ini. Kepulauan Hawaii juga menjadi tujuan favorit bagi paus bungkuk. Jika Anda cukup beruntung, Anda bahkan bisa melihat mereka muncul di perairan ini.


Seorang pria yang sedang menikmati suasana laut dari atas sampannya ini sangat beruntung. Saat ia mendayung di laut terbuka, dronenya merekam empat ekor paus seberat 30 ton berenang dalam senyap tepat dibawahnya. Pemandangan ini benar-benar menakjubkan. Sampan yang dinaikinya tampak kontras dan sangat kecil dibanding dengan besarnya kawanan paus bungkuk yang melintas.

A video posted by uheheu (@uheheu) on


27 November 2016

Haru, Memoar Siti Fadilah Dari Rutan KPK Pondok Bambu

Tipsiana.com - Mantan Menteri Kesehatan era SBY, Siti Fadilah Supari ditahan KPK di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu. Meski di dalam penjara, pikiran kritisnya tak pernah mati. Bahkan, ia tak pernah ketinggalan mengikuti informasi tentang hiruk pikuk di luar penjara. Ia kemudian menuangkan kata-kata dalam pikirannya itu menjadi rangkaian kalimat dalam sebuah surat yang diberikan kepada dr Ni Nyoman Indira saat membesuknya. Surat/Memoar ini diposting di media online dan jadi viral di sosial media.

Foto : Jawa Pos

Memoar Siti Fadilah Dari Rutan Pondok Bambu

Oleh: dr. Ni Nyoman Indira
(Koordinator Sahabat Siti Fadilah)

“Nomor urut 65-70!” Teriak petugas RUTAN dari pintu masuk. Saya beserta rombongan langsung bersiap masuk dan mengantri untuk mendapatkan giliran diperiksa (sebelum masuk). Hari ini hari Kamis, hari dimana keluarga menjenguk sanak saudaranya yang berada di dalam rutan. Hari dimana saya dan kerabat-kerabat saya yang lain pun menjenguk ibu ideologis kami.

Hari itu terlihat ramai seperti biasanya. Dari kejauhan tampak ibu kami sudah duduk sambil tersenyum menyambut kami dari kejauhan. Saya tepat duduk disampingnya dan beliau langsung berkata “Eh aku nulis surat loh buat kamu.. Nanti dibaca ya!” Begitu pesannya.

Saya menerimanya dengan sangat antusias sambil tersenyum penasaran apa isinya. Di dalam hati saya berkata, “Permata di dalam lumpur sekalipun akan tetap menjadi permata..”

Begitulah ibu kami, walaupun menjadi korban politik dan harus menjalani masa tahanan, beliau tetap memberikan manfaat untuk sekitarnya dan tetap menjalankan hobinya, menulis.

Selesai menjenguk beliau, aku pun langsung membaca isinya pelan-pelan..

Dear Indi,

Ibu sekarang di ruangan bersama dua orang yang lain. Lumayan, tidak banyak orang dalam satu kamar.

Ibu masih melayang-layang, memikirkan hari demi-hari. Ibu masih berfikir apa kehendak Tuhan, ibu berada disini.

Tampaknya adaptasi fisik bukanlah masalah yang sulit untuk ibu. Bahkan ibadah ibu semakin terjaga. Ibu ingat bila diluar sana, alangkah banyak waktu yang sia-sia dalam ibadah. Keduniawian memang menyilaukan. Seolah-olah kita akan hidup seribu tahun padahal sewaktu-waktu kita bisa meninggalkannya begitu saja.

Ibu belajar banyak hal disini.

Dunia seperti berhenti, dan ibu pun harus ikut berhenti, tidak ada yang bergerak. Daunpun tidak bergoyang karena angin juga berhenti. Hanya nafas yang masih terus hadir di antara detak jantung yang tidak pernah berhenti.

Ibu masih hidup, Indi..

Aah, bahkan irama jantung ibu tidak teratur. Memang sebelumnya ibu sudah lama memiliki riwayat Atrial Fibrilasi, yang tadinya bersifat paroxysmal, tetapi menjadi permanen di dua tahun terakhir.

Indi..
Hari ini, satu bulan penuh ibu ada di Pondok Bambu, suatu pengalaman yang sangat luar biasa.

Ibu membayangkan Bung Karno yang pernah diasingkan di Bengkulu. Ibu juga membayangkan Pak Hatta yang diasingkan di Papua. Memang menyakitkan. Tetapi mereka lebih beruntung karena mereka adalah tahanan politik yang berjuang untuk bangsanya. Sedangkan ibu, dikriminalisasikan seperti sekarang ini.

Kadang ibu tidak percaya bahwa keadilan di negeri ini bisa dipermainkan seperti ini. Ibu juga tidak percaya bahwa hukum di negeri ini bisa diperjualbelikan seperti jual beli barang rongsokan. Sangat memalukan.

Ibu sedih mengalami hal ini, tetapi lebih sedih lagi melihat kehancuran politik negeri kita sekarang ini. Ibu masih mengikuti beritanya di televisi.

What’s wrong dengan bangsa kita Indi?

Demikian berharganya uang melebihi harga diri dan martabat sebagai manusia? Apakah betul untuk memiliki semuanya harus berkuasa? Dan untuk berkuasa harus punya uang dan untuk mendapatkan uang harus menghalalkan berbagai cara?

Oh Indi..

Kata Qur’an, manusia adalah khalifah, at least bagi dirinya sendiri.
Tapi kita melihat bukan, banyak manusia yang sebenarnya hanya seekor domba. Lihatlah dia, harus dituntun kesana kemari demi kepentingan tuannya, dan hanya karena seonggok rumput kering, domba itu melakukannya!! Itulah komprador Indi..

Kamu jangan seperti mereka. Lihatlah saja dan jangan ikuti mereka..

Indi..
Konon diluar sana sedang terjadi puting beliung politik. Semua ingin menjadi penguasa tetapi tidak seorang yang ingin menjadi pemimpin. Seolah-olah tidak ada yang lebih mulia daripada menguasai negeri ini meski tanpa hati.

Bayaran untuk menjadi penguasa itu mahal sekali, Indi..Karena mereka harus menginjak rakyat yang semestinya dilindunginya. Belum lagi membayangkan neraka jahanamtelah menantinya kelak di akhirat nanti..

Mengerikan sekali..

Oh Tuhan, kirimkanlah pemimpin yang Engkau rahmati dan Engkau berkahi untuk negeri ini, sehingga bisa menjadi pemimpin yang rahmatan lil alaamiin, sehingga rakyat kecil tidak lagi lapar, sehingga rakyat kecil tidak bingung lagi. Mereka ingin hidup yang bermartabat, bukan hidup tanpa martabat, hanya saja sistem yang ada memaksa mereka untuk meninggalkan martabat mereka sebagai manusia.

Oh, tentang rakyat kecil Indi..

Ibu di dalam sini mendengar suatu pelajaran yang berharga. Pengalaman ibu satu minggu di ruang karantina sangat luarbiasa.

Ibu baru sadar bahwa ada lapisan masyarakat yang sangat tersiksa di negeri ini.

Kita sudah merdeka 70 tahun Indi, tetapi cita-cita kemerdekaan ini hanya menjadi angan-angan bangsa kita. Alangkah banyaknya rakyat yang tidak merdeka dan jauh dari cita-cita kemerdekaan kita.


Indi..
Terpatri mereka di hati ibu..

Seorang perempuan, Desy namanya, mencuri handphone karena ibu nya sakit. Dia tertangkap warga dan di serahkan ke polsek dan dikirim ke Pondok Bambu tanpa tahun kapan diurus perkaranya.

Lain lagi cerita Fanny yang ditangkap polisi karena calon suaminya mencuri uang 600ribu di pasar.

Oh Indi..

Neneng, seorang perempuan usia 30 tahun, dia dihukum karena dia hutang dengan tetangganya ketika melahirkan melalui operasi Caesar. Saat itu dia butuh 10 juta.

Namun bunga hutangnya terus bertambah hingga menjadi 17 juta.Dia sudah cicil 2,7 juta dan dia sudah berjanji untuk mencicilnya. Sayang, ketika si bayi berumur 11 bulan, tiba-tiba dia diundang oleh tetangganya itu dan lanagsung dibawa ke polsek tanpa basa-basi. Dua minggu kemudian dia dipindahkan ke Pondok Bambu.

Ibu melihat bajunya basah di bagian dadanya karena air susunya yang masih terus mengalir. Dia bercerita bahwa iatidak tahu lagi bagaimana nasib bayinya, diberi minuman apakah bayinya. Air matanya mengalir deras seolah berlomba dengan tetesan ASI nya.

Hati ibu menangis Indi. Dulu, ketika ibu masih menjadi Menteri Kesehatan, ibu menggratiskan orang-orang seperti Neneng dan orang-orang tidak mampu lainnya bila melahirkan secara Caesar.

Mereka bukan lah orang jahat, mereka orang miskin. Mereka bukan penipu tapi mereka memang miskin. Mereka miskin karena sistem, mereka miskin dengan terstruktur. Pemerintah belum berhasil memberikan mereka kesejahteraan, bahkan pekerjaan, Indi..

Apakah para elite negeri ini tidak menyadari bahwa nanti di akhirat akan ditanyakan apa yang telah kamu perbuat untuk rakyatmu? Kenapa masih ada rakyat yang kelaparan? Atau masih ada rakyat yang mencuri karena tidak punya uang untuk makan?
Indi, menjadi pemimpin itu tanggung jawabnya berat!!

Oh Indi..

Belum lagi tahanan narkoba. Mereka cantik dan muda, mestinya mereka bisa berkarya di luar sana. Tetapi mereka harus dikurung selama kurang lebih 4 tahun karena pemakai.Biasanya mereka terjebak dan bandarnya tetap selamat..Itulah negara kita, Indi..

Ooh, ada lagi cerita seorang ibu yang cantik. Sebutlah namanya Ibu Cynthia. Dia menangis ketika ada penyuluhan hukum oleh LBH. Matanya sembab. Dia baru sebulan ditahan dan baru seminggu disini. Dia ingin punya pengacara gratis.

Dia bercerita ketika itu anaknya mogok sekolah oleh karena harus membayar iuran ke sekolahnya sebesar 2,9 juta. Ibu nya pun kebetulan terkena stroke dan dikirim ke suatu rumah sakit. Dua-duanya butuh biaya. Maka dia pun mencari hutang kepada temannya yang terlihat kaya.

Dia kesana dan dijanjikan akan diberikan 10 juta bila berhasil mengantar suatu bungkusan ke seseorang. Baru beberapa menit dia berjalan, dia ditangkap polisi dan ternyata bungkusan tersebut isinya 200 INEX. Padahal jika seseorang membawa INEX >3 maka hukumannya akan lebih dari lima tahun penjara.

Bayangkan Ibu Cynthia harus menerima hal itu. Dia akan dihukum seumur hidup bahkan bisa divonis hukuman mati. Bayangkan hanya karena uang 10 juta. Dan dia melakukan hal tersebut untuk menyangkut hal yang sangat mendasar, yakni pendidikan dan kesehatan.

Andaikan negara kita betul-betul bisa menggratiskan pendidikan dan kesehatan, mungkin kesejahteraan rakyat akan meningkat nyata.

Tetapi jangan harap, di mata kapitalis, justru kesehatan dan pendidikan adalah komoditi yang menggiurkan..”

Dua hal yang sangat berlawanan seperti siang dan malam, seperti gelap dan terang..
Maka begitu kamu menaruh hati pada rakyat kecil, maka otomatis kamu menjadi musuh kapitalis. Jika pemimpin berpihak kepada kapitalis berarti ya tidak ada hak bagi rakyatnya untuk hidup sejahtera.

Indi, ibu terlalu jauh melamun.. Yang jelas, ibu melihat ketidak adilan terjadi justru pada lembaga hukum! Hukum yang seharusnya menjadi penjaga keadilan, justru menjadi komoditi dagang bahkan komoditi politik di negeri ini..

Indi,
Dari titik mana nasib bangsa ini bisa diperbaiki?

Ah, Indi.. Ibu lelah menulis. Jam besuk sudah tiba, kau akan datang bukan??

(Ditulis: 24 November 2016)

Sejenak aku menarik nafas dalam. Di sela hembusan nafas, tanganku langsung menghapus air mata yang membasahi pipi.

Hatiku menjerit.

Aku langsung berfikir dan membayangkan nasib para perempuan yang sebenarnya tidak bersalah. Mereka hanya lah korban dari sistem yang ada. Mengapa pemerintah tidak turun dan mencari tahu apakah yang terjadi kepada mereka hingga mereka terpaksa melakukan hal tercela? Mengapa para elite justru diam saja melihat rakyatnya yang tidak jelas nasibnya?

Allahu Robbi, aku pun juga langsung teringat kepada ibu ideologis ku. Ibu ideologis kami yang sampai saat ini belum ditemukan bukti fisik dalam perkaranya. Ibu ideologis kami yang lebih memikirkan nasib rakyat kecil dan negerinya sekalipun dirinya sakit dan mendekam di dalam penjara?Adakah yang yakin sepenuhnya bahwa beliau bersalah?

Keadilan bukan hanya milik para penguasa. Keadilan adalah milik semua orang yang ada di negeri ini.

Sumber : http://bergelora.com/opini-wawancara/wawancara/4350-memoar-siti-fadilah-dari-rutan-pondok-bambu.html

22 November 2016

Cara Sederhana Prediksi Tinggi Anak Saat Dewasa

Tipsiana.com - Bila Anda sering mengira-ngira akan tumbuh berapa tinggi anak Anda saat dewasa nanti, cara ini bisa sangat berguna. Rumus sederhana ini sering digunakan oleh dokter spesialis anak untuk memperkirakan pertumbuhan seorang anak. Meskipun cara ini bukan perhitungan pasti, Anda tetap bisa memprediksi tinggi badan anak saat besar nanti dengan margin error sekitar 5 cm.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tinggi seorang anak bergantung pada banyak faktor, baik itu faktor genetis maupun faktor eksternal, seperti kebiasaan sehari-hari, status kesehatan anak, metabolisme, nutrisi, olahraga, dan lingkungan.


Untuk memprediksi tinggi badan anak, yang dibutuhkan ada tiga hal, yakni: tinggi badan sang bapak, tinggi badan ibunya, dan jenis kelamin si anak.  Oke mari kita coba melakukan perhitungannya.

Rumus menghitung perkiraan tinggi badan anak laki-laki saat dewasa

Tinggi badan Ayah + Tinggi badan Ibu / 2 + 6,5 cm

Contoh : Perkiraan tinggi badan Si Budi Saat Dewasa
Tinggi badan Ayah : 170 cm + Tinggi badan Ibu : 155 cm = 325
325 / 2 = 162, 5
162,5 + 6,5 = 169 cm

Jadi, tinggi Si Budi saat dewasa nanti diperkirakan 169 cm (dengan batas kesalahan kurang lebih 5 cm)


Rumus menghitung perkiraan tinggi badan anak perempuan saat dewasa

Tinggi badan Ayah + Tinggi badan Ibu / 2 - 6,5 cm

Contoh : Perkiraan tinggi badan Si Ani Saat Dewasa
Tinggi badan Ayah : 170 cm + Tinggi badan Ibu : 155 cm = 325
325 / 2 = 162, 5
162,5 - 6,5 = 156 cm

Jadi, tinggi Si Ani saat dewasa nanti diperkirakan 156 cm (dengan batas kesalahan kurang lebih 5 cm)

Sekali lagi, pertumbuhan seorang anak dipengaruhi banyak faktor. Jadi faktor genetis seperti hormonal, etnis, metabolisme dan faktor luar seperti asupan gizi, emosional, serta olahraga turut mempengaruhi tinggi badan anak saat dewasa nanti.

Sumber : mundobebe.com

21 November 2016

6 Manfaat Luar Biasa Es Batu Untuk Kecantikan

Tipsiana.com - Tak bisa disangkal, wajah adalah hal pertama yang akan dilihat dunia dari Anda. Karena alasan inilah, banyak wanita yang menginvestasikan banyak (bahkan sering terlalu banyak) waktu untuk memastikan wajahnya terlihat dalam kondisi terbaik. Kita juga rela menghabiskan banyak biaya untuk bisa membeli produk perawatan kulit wajah terbaik.

Para wanita akan menganggapnya investasi, namun ternyata tak semua metode kecantikan wajah didapat dengan harus mengeluarkan banyak uang. Salah satu perawatan wajah berbiaya minim yang efektif kini telah banyak dipraktekkan. Metode ini disebut cryotherapy, terapi pendinginan yang mudah dan murah.


Terapi cryo atau terapi es tak hanya akan memberikan efek relaksasi dan pengobatan, namun ia juga akan memperbaiki kulit dengan meremajakannya dan membuatnya terlihat sehat dan kembali bercahaya. Anda tak perlu teh hijau, mentimun atau bahan lainnya, semua yang Anda butuhkan untuk cryotherapi hanyalah es batu yang banyak.

Sebelumnya, Anda harus memahami informasi penting terkait terapi es berikut:
  • Pastikan wajah Anda dibersihkan sebelum memulai terapi.
  • Selalu gunakan sarung tangan saat memegang es batu untuk melindungi tangan.
  • Jangan pernah melakukan kontak langsung kulit Anda dengan es. Hindari dengan membungkus es dengan kain halus atau kantong plastik.
  • Jangan melakukan terapi ini lebih dari 1 jam agar kulit Anda tak mengalami cidera kulit.
  • Anda bisa menambah manfaat terapi ini dengan menambahkan timun, teh hijau atau bawang putih bersama dengan es.
Enam manfaat terapi es batu berikut paling baik dikombinasikan dengan olahraga teratur dan diet makanan sehat.

1. Membuat kulit menjadi lebih lembut

Cobalah tips sederhana ini saat malam menjelang tidur: Setelah membasuh wajah, isi kantong plastik dengan es batu, lalu gunakan untuk memijat wajah dan leher selama lebih kurang tiga menit. Anda akan segera melihat hasilnya, kulit akan menjadi lebih halus dan segar. Ini juga akan membantu membuat tidur lebih nyenyak dan mencegah keriput.

2. Mengusir jerawat

Terapi es adalah metode dashyat untuk membersihkan kulit wajah dari jerawat. Untuk melakukannya, pertama basuh wajah dengn air seperti biasa. Lalu bungkus sepotong es batu dengan serbet kain atau kain lembut. Tekan-tekan lembut pada benjolan jerawar selama tiga sampai lima menit. ANda akan kaum pada hasilnya.

3. Mencegah dan mengurangi keriput

Pijat wajah Anda dengan es batu setiap hari, bisa dilakukan sesaat sebelum Anda berias, selama sekitar semenit untuk memperlancar sirkulasi darah pada kulit wajah. Meningkatnya sirkulasi darah diketahui dapat mencegah penuaan dini dan keriput.


4. Mengecilkan pori-pori

Jika pori-pori Anda terlalu besar, cobalah melakukan metode terapi es ini. Cukup gosokkan es batu yang telah dibungkus kain ke seluruh bagian wajah selama dua hingga tiga menit. Jika Anda melakukannya setiap hari, Anda akan melihat pori-pori kulit wajah mengecil setelah beberapa hari.

5. Menyembuhkan mata bengkak

Mata bengkak bisa disebabkan banyak hal, tapi yang paling sering biasanya akibat menangis. Untuk menghilangkannya bungkus dua potong es batu dengan kain dan tempelkan ke mata yang tertutup. Lalu perlahan pijat bengkak mata dengan es batu selama dua menit dengan gerakan memutar secara perlahan.


6. Menghilangkan lemak perut

Tempelkan bungkusan es batu ke perut Anda selama 15 menit, lalu lepaskan selama tiga menit. Ulangi langkah ini hingga satu jam (ingat satu jam adalah batas melakukan terapi ini). Es akan mengubah sel lemak putih menjadi sel coklat. Sel lemak coklat akan lebih mudah dan cepat dibakar oleh proses metabolisme tubuh.

Untuk lebih jelasnya mengenai metode menghilangkan lemak perut dengan es batu Anda bisa membaca artikelnya disini :
Hilangkan Lemak Perut Dalam 12 Hari Dengan Es Batu

13 November 2016

Revolusi Putih

Tipsiana.com - Oleh: Nasihin Masha (Pimred Republika)

Ini adalah aksi unjuk rasa terbesar dalam sejarah Republik Indonesia. Ada yang mengklaim aksi ini diikuti lebih dari satu juta orang, ada yang menyebutkan sekitar 700 ribu orang. Namun sejumlah media ada yang menyebutkan cuma puluhan ribu atau ribuan orang saja.

Ada pula yang menyebutkan sekitar 150 ribu orang. Kepala Polri sendiri awalnya memprediksi akan diikuti lebih dari 50 ribu orang. Namun ternyata peserta unjuk rasa membeludak. Angka yang moderat adalah sekitar 500 ribu orang.


Tapi ini tetap yang terbesar dalam sejarah, jauh melampaui aksi 1998 yang menurunkan Soeharto. Angka itu makin besar lagi jika ditambah unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah pada hari yang sama.

Warna putih menjadi lanskap aksi yang mereka sebut sebagai Aksi Damai 4 November.

Warna putih mengular dari depan Istana hingga ke Bundaran HI. Warna putih juga mengitari sekeliling Istana, di Jl Veteran, kawasan Monas, Lapangan Banteng bahkan hingga ke Patung Tani. Aksi ini berlangsung tertib. Mereka saling mengingatkan untuk tak menginjak taman.

Ada yang khusus bertugas memunguti sampah, ada yang membagikan makanan dan minuman, relawan kesehatan, dan seterusnya. Saking damainya, para pedagang kaki lima bisa tenang berjualan. Spontanitas warga juga tampak dari dukungan pegawai-pegawai kantor di sekitar kawasan itu yang ikut menyuplai minuman dan makanan.

Peserta aksi demikian plural. Ada yang berasal dari kelompok-kelompok yang disebut garis keras, ada yang dari pengikut ormas-ormas mainstream, dan lebih banyak lagi massa awam. Hal itu terlihat ketika sore menjelang.

Begitu waktu Ashar tiba, massa awam ini pulang. Jumlahnya mungkin bisa 80 hingga 90 persen. Inilah yang oleh Aa Gym sebagai fenomena orang-orang yang tergerak hatinya.

Mereka bak keluar dari lubang-lubang semut, terus menyembul sejak pagi hingga usai bubaran Jumatan. Mereka berasal dari mushala-mushala kecil di Jabodetabek, mereka berasal dari majelis-majelis taklim di perumahan-perumahan dan perkampungan-perkampungan, mereka adalah kaum profesional dan eksekutif muda, mereka bahkan orang-orang tua yang lugu yang jika bertemu orang berpakaian rapi akan membungkukkan badan.


Mereka juga anak-anak muda dari perkampungan-perkampungan, mereka juga ibu-ibu muda sosialita di lingkungannya masing-masing. Mereka datang naik KRL, bus kota, angkot, Transjakarta, ojek, sepeda motor.

Jika kita mengikuti status-status media sosial, kita juga akan menyaksikan, peserta aksi itu juga datang dari luar kota. Ada yang datang naik bus carteran, ada yang datang naik bus umum, naik kereta, bahkan kapal laut, dan pesawat terbang.

Para anak muda dilepas dengan penuh haru oleh orang tuanya, ada guru-guru yang dilepas murid dan orang tua muridnya dengan doa bersama. Ada yang dilepas jamaah dan tetangganya. Inilah yang disebut gerakan sosial. Ya, ini gerakan sosial.

Ini adalah gerakan sosial pertama dalam sejarah Republik yang bersifat massif dan berskala nasional. Kita tentu ingat gerakan massa 1966, 1974, 1977/1978, dan terakhir 1998. Semua berintikan massa mahasiswa, karena itu disebut sebagai gerakan mahasiswa.

Namun kali ini berisi beragam elemen masyarakat: mahasiswa, profesional dan eksekutif muda, orang-orang tua, remaja, ibu-ibu.


Aksi ini memiliki banyak dimensi dan bisa dianalisis dari berbagai macam segi.

Memang pemantiknya adalah masalah agama. Namun sangat naif jika kita hanya melihatnya dari sisi agama semata. Para cendekiawan kita yang hanya rajin baca buku dan blusukan di media massa, maka mereka tak bisa memotret realitas dengan benar.

Politisi dan aparat kita yang hanya suka menyapa elite-elite belaka dan tak suka menyelam ke akar rumput akan terkaget-kaget. Para pemimpin yang sudah merasa berkuasa dengan mengendalikan alat-alat kekuasaan dan sumber-sumber uang akan rabun terhadap denyut hati dan pergerakan sosial.

Para orang bijak yang lebih suka bermain dengan kata-kata di puncak-puncak gelombang akan kehilangan pijakan dan mudah oleng serta melapuk sebagai demagog.

Para aktivis yang terbiasa berkegiatan dan bergerak dengan membuat proposal tak mampu menghitung energi potensial air di danau dan di gemericik mata air.

Padahal World Economic Forum sudah menyimpulkan, masyarakat Indonesia termasuk orang-orang paling dermawan di dunia. Bagi pegiat filantropi tahu benar tentang ini. Namun aksi 411 membalikkan semua itu.

Orang-orang yang salah baca itu memprediksi aksi itu hanya akan diikuti oleh puluhan ribu, aksi ini distigma sebagai gerakan garis keras, aksi ini punya tujuan politik, aksi ini dibiayai politisi, dan beragam tuduhan lain seperti antipluralisme, merusak kebinekaan, merongrong NKRI, dan anti-Pancasila.

Mereka tak bisa menangkap substansi, tak bisa menjangkau akar. Mereka bahkan menjadi imperialis layaknya kolonialis memperlakukan pejuang kemerdekaan. Mereka layaknya penguasa despot dan otoriter dalam melihat aspirasi rakyat.

Dicarilah kambing hitam, dibuat politik belah bambu, dan ujungnya politik pecah belah. Mesin-mesin kekuasaan dan alat-alat propaganda itu pun bekerja untuk memaksakan kehendaknya.

HMI adalah titik terempuk untuk menjadi target propaganda kacangan ini dan menjadi kapsul pelega palsu yang enak ''dikunyah'' aparat. Orang-orang didekati, dan yang bergerak justru diabaikan. Tak ada kenegarawanan, yang ada adalah ego dan kekerdilan jiwa. Kamu dan kami, kau dan aku. Tak ada lagi kita.

Ini adalah Revolusi Putih yang menuntut keadilan. Keadilan dalam banyak hal, yang mungkin tak disadari dan di luar dugaan oleh penggeraknya itu sendiri. Ini adalah energi yang mestinya menjadi aset. Ini adalah kekuatan bangsa yang selama ini terus berada di pinggiran.



Demografi sosial kita sudah berubah: pendidikan, literasi, kesehatan, pendapatan. Namun disparitas kita terus meningkat, pemerataan mengalami kemunduran. Energi sentrifugal yang kian besar dalam penguasaan aset ekonomi membuat sejumlah pihak mabuk dan terbungkuk-bungkuk. Padahal di sisi lain, sedang ada arus balik.

Ada rasa keterancaman identitas lokal serta tekanan terhadap ketahanan nasional dan ekonomi nasional oleh arus globalisasi yang kini mulai menggejala. Muncul pemimpin-pemimpin nasionalistik dan konservatisme.

Ada Narendra Modi di India dan Duterte di Filipina. Yang fenomenal adalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan disusul oleh kemenangan Donald Trump. Peringatan dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo tentang Proxy War merupakan fakta kuat dari gejala ini.

Ini adalah kode bagi bangsa ini untuk kembali ke semangat proklamasi. Revolusi bangsa ini selalu dibajak elite. Pancasila baru berhasil menjadi pemersatu namun belum teruji sebagai nilai-nilai praksis, bahkan kemudian dibajak untuk menjadi alat yang mendiskreditkan kritisisme dan tuntutan keadilan.

Alam sudah memberi tanda. Generasi 1945 adalah generasi paling responsif dalam melihat lingkungan global sehingga Indonesia menjadi pelopor kemerdekaan bangsa-bangsa terjajah. Tapi sesudahnya kita selalu tertinggal dalam merespons situasi. Karena itu Indonesia selalu menjadi ajang eksploitasi bagi bangsa-bangsa lain. Kini, alam sudah mengirim kode.*

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/16/11/10/ogfkdr319-revolusi-putih

Tips Sederhana Buat Pakaian Tidak Cepat Luntur dan Pudar

Tipsiana.com - Menjaga agar pakaian tetap bersih dan selalu berwarna seperti baru meski telah dipakai lama adalah idaman setiap ibu rumah tangga. Hanya saja untuk bisa menjaga warna pakaian agar tetap kinclong sering membuat bingung para ibu.

Kualitas kain dan teknik mencuci yang benar adalah faktor kuncinya. Salah memperlakukan sejak awal akan membuat warna pakaian mudah luntur dan pudar. Untuk mencegahnya, tips sederhana berikut ini akan membuat ibu bisa tetap merawat warna pakaian dengan baik.


Berikut tipsnya :

1. Pada tiap-tiap pakaian serta celana sudah pasti terdapatkan label kecil, di mana pada label tersebut berisikan simbol-simbol yang akan menuntun kita dalam merawat pakaian tersebut supaya awet, tahan lama, warna pakaian tak pudar dan lainnya.

2. Untuk pakaian berwarna gelap semisal hitam, cokelat serta maroon. Sebaiknya jangan merendamnya dengan deterjen, sebab pakaian berwarna gelap umumnya mudah luntur. Dan jangan pula menggabungkannya dengan pakaian berwarna cerah, warna lunturnya tersebut bisa menempel pada pakaian berwarna cerah. Orang tua pun kerap memberitahukan bahwa mencuci pakaian berwarna gelap mesti di balik yaitu bagian dalam pakaian berada di posisi luar, hal ini di sebabkan warna gelap lebih banyak menyerap panas sehingga membuat warnanya cepat pudar.

3. Ketika menggunakan mesin cuci, jangan terlalu penuh. Cara tersebut memang akan menghemat waktu sebab tak harus mencuci berkali-kali. Namun hal itu bukanlah cara yang benar, mencuci terlalu penuh justru akan membuat kinerja mesin cuci tidak maksimal. Sehingga hasil cucian pun tak akan maksimal.


4. Penggunaan deterjen bisa membuat warna pudar dan ada pula deterjen yang dapat membuat warna pakaian tetap awet serta terjaga. Bacalah label pada pakaian dan label pada deterjen, sebab tiap-tiap deterjen berbeda fungsi untuk jenis pakaian apa saja deterjen tersebut digunakan.

5. Jangan menjemur pakaian terlalu lama, sebab akan membuat pakaian menjadi bau matahari dan juga akan mengurangi warna serta kualitas pakaian.

6. Agar warna pakaian tak luntur sebaiknya dicuci menggunakan air dingin sebab warnanya akan awet.

7. Dikutip dari Housekeeping.com, menambahkan cuka ketika proses pencucian bisa membuat warna pakaian tetap cerah serta awet. Meskipun bau cuka terasa tak mengenakan, tetapi bau tersebut akan menghilang ketika proses pembilasan dan ternyata cuka pun bisa menjadi pelembut pakaian alami.

Sumber : https://www.instagram.com/p/BMu3QQsgl6A/

3 November 2016

Beginilah Orang Buta Warna Melihat Dunia

Tipsiana.com - Menurut data tentang buta warna dari sumber terpercaya, sebanyak 0,5 % wanita dan 8 % laki-laki di dunia menderita gangguan penglihatan yang membuat persepsi mereka akan warna menjadi tidak akurat. Umumnya, kita menyangka orang yang mengalami buta warna sama sekali tidak bisa melihat warna selain hitam dan putih. Ternyata, sangkaan itu tidak tepat.

Artikel ini akan membandingkan cara melihat orang yang mengalami beberapa jenis bentuk buta warna dalam melihat dunia. Dari sini kita akan mengetahui sebagian besar dari mereka ternyata tidak hanya melihat dalam hitam dan putih saja.


Ada beberapa kategori berbeda dari penderita buta warna, tapi kita akan fokus pada yang paling umum. Hasilnya akan membuat kita takjub.


Orang dengan penglihatan normal akan melihat dunia sekitar mereka dengan warna-warni ini.


Deuteranomalia adalah bentuk paling umum dari buta warna. Sekitar 4, 63% laki-laki menderitanya dan pada banyak kasus mereka bahkan tak menyadarinya. Terlihat jelas pada foto ada beberapa warna yang kehilangan kecerahannya, terutama yang mengarah pada warna hijau dan merah.


Protanopia adalah bentuk yang lebih meluas dari buta warna. Hanya sekitar 1% penderita yang mengalaminya. Semua nuansa hijau dan merah tampak menghilang, sementara nuansa biru dan kuning tetap tak berubah.


Tritanopia adalah bentuk langka dari buta warna yang dialami sebagaian kecil pria dan wanita. Mereka yang mengalami jenis buta warna ini akan melihat dunia dalam nuansa warna kehijauan dan merah muda.


Orang yang mengalami buta warna total benar-benar ada, tapi teramat sangat jarang. Hanya 0,00003% dari populasi dunia yang cuma melihat dalam hitam putih.



 




Sumber : color-blindless.com via brightside.com

2 November 2016

Ahok dan Demo Besar 4 November

Oleh: Yusril Ihza Mahendra*

Demo besar yang direncanakan 4 November 2016, tidak perlu ada jika negara menegakkan hukum dengan keadilan dan kepastian. Rencana demo dipicu oleh ucapan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama, yang dianggap umat Islam dan dikuatkan MUI sebagai penistaan terhadap Islam. Karena aparat penegak hukum kurang sigap, bahkan dianggap cenderung melindungi Ahok, maka timbullah tekanan agar Ahok segera diperiksa, bahkan ditangkap.

Tapi yang terjadi, Ahok malah datang ke Bareskrim bukan karena dipanggil untuk diperiksa, tetapi atas inisiatifnya sendiri untuk memberi klarifikasi. Inisiatif seperti itu tak dikenal dalam hukum acara.


Penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok, dilakukan menjelang kampanye Pilkada DKI. Ini semua menjadi akumulasi ketersinggungan dan kemarahan sebagian umat Islam yang karena ucapan-ucapan Ahok sebelumnya yang juga sering menyinggung agama secara tidak pada tempatnya. Namun, akumulasi kejengkelan ini dapat pula dimanfaatkan untuk beragam kepentingan politik sesaat yang berada di luar agenda kepentingan umat Islam.

Ahok memang sudah minta maaf. Tapi dengan gaya bahasa Ahok yang khas, permohonan maafnya dinilai kurang tulus. Ahok tidak merasa bersalah, apalagi menyesal atas ucapannya. Seperti dikatakannya, Ahok minta maaf karena ucapannya menimbulkan kegaduhan, bukan mengaku salah dan menyesal atas ucapannya. Permintaan maaf seperti itu tidak meredakan kejengkelan. Eskalasi kejengkelan malah makin besar.


Demonstrasi menuntut sesuatu adalah hak setiap orang. Sepanjang demontrasi dilakukan dengan cara-cara yang sesuai dengan hukum yang berlaku, demo adalah sah. Namun untuk menghadapi seorang Ahok, haruskah ada demo mengerahkan sejuta umat? Mungkin jika Ahok hanya sendirian, dia tidak ada apa-apanya. Tetapi, diduga ada kekuatan besar dibalik Ahok, yang tidak dapat ditembus dengan himbauan dan permintaan, melainkan harus melalui tekanan unjuk rasa besar-besaran dengan segala risiko yang mungkin
terjadi.

Demo Besar 4 November kini tak dapat dihindari lagi. Maka saya mengajak, marilah kita sama-sama menjaga demo ini agar tidak berubah menjadi kerusuhan dan tindak kekerasan yang pasti akan merugikan kepentingan bangsa kita seluruhnya. Aparat keamanan juga harus bersikap ekstra hati-hati. Jangan sampai ada korban tertembak dalam demo ini. Ingat peristiwa 1966 dan 1998.

Demo besar ini tentu akan membuang banyak tenaga, waktu, dan biaya. Umat Islam seperti telah kehilangan kekuatan politik yang efektif untuk mendesakkan tuntutan, kecuali dengan unjuk rasa. Energi terbuang begitu besar hanya karena menuntut agar Ahok diperiksa, ditangkap, dan diadili. Jika saja Presiden menggunakan kewibawaan yang ada pada dirinya, dia mengemukakan komitmen untuk menuntaskan masalah hukum terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Tentu presiden dapat mempertimbangkan secara bijak untuk mencegah agar pemeriksaan Ahok tidak dimanfaatkan untuk menguntungkan dua pasang pesaingnya dalam Pilkada. Pilkada tetap harus dilaksanakan secara jujur dan adil bagi semua kontestan.

Pada sisi lain, bagi Ahok sendiri, masih ada waktu bagi dirinya untuk meminta maaf dengan tulus kepada umat Islam dengan cara mengakui kesalahan atas ucapannya terkait dengan Alquran Surah Al Maidah ayat 51. Ahok harus berjanji akan mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh agar dapat memamahi pikiran dan perasaan umat Islam, karena dia hidup di tengah-tengah mayoritas umat Islam di negara ini.

Jika Ahok bersedia mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh bukan mustahil dia akan tertarik memeluk Islam dengan kesadarannya sendiri. Ahok bisa saja seperti Arnoud van Doorn, politisi Partai Kebebasan di Belanda, yang ikut membuat Film "Fitna" yang menghebohkan karena menista Islam, akhirnya sukarela memeluk Islam setelah mempelajari Islam dengan seksama.
Islam adalah agama besar dunia, agama rahmatan lil 'alamin, agama rahmat bagi alam semesta, yang sudah 15 abad menyinari peradaban dunia. Islam yang besar ini takkan goyah hanya karena nistaan yang dianggap dilakukan seorang Ahok. Ahok terlalu kecil untuk merendahkan kebesaran Islam.

Akhirnya hukum memang harus ditegakkan. Tetapi jika Ahok memohon maaf dengan tulus, umat Islam, pada hemat saya, tentu akan membukakan pintu maaf. Bukankah Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Maka kita manusia hendaknya akan membuka pintu maaf kepada siapa saja yang memintanya dengan tulus.***

*Sumber: ROL

1 November 2016

Perubahan Dramatis Kondisi Planet Bumi Dulu dan Kini

Tipsiana.com - Pemanasan global telah menciptakan efek yang nyata pada kondisi masyarakat, kesehatan dan iklim dunia. Tanpa adanya aksi nyata untuk mengurangi emisi pemanasan global, dampak yang ditimbulkannya akan terus bertambah parah dan merusak planet bumi.

Sejak 1880, tinggi permukaan air laut kini telah bertambah 20 cm. Efek pemanasan global kini bahkan semakin cepat bertambah dan telah menimbulkan berbagai bencana. Banjir, kebakaran hutan yang semakin lama dan luas, hawa panas, kekeringan, perubahan siklus musim, badai yang makin merusak serta mencairnya es di kutub adalah dampak nyata yang kini dialami bumi.

Gletser Muir, Alaska. Agustus, 1941 - Agustus, 2004

Ia bahkan telah menampakan wujudnya pada perubahan wajah planet ini dari waktu ke waktu. Jika Anda membandingkan foto-foto yang ada di situs milik NASA, Anda bisa melihat bagaimana perubahan tampilan bumi kita setelah beberapa tahun berlalu. Dan perubahan itu tak butuh lama, ada yang berjarak 100 tahun, tapi ada juga yang hanya butuh waktu 5 tahun saja.

Gletser Pedersen, Alaska. Musim panas, 1917 - Musim panas, 2005

Hutan Rondonia, Brazil. Juni, 1975 - Agustus, 2009. Ini bukan sepenuhnya akibat pemanasan global, tapi lebih karena keserakahan manusia. Perubahan peta hutan seperti ini juga sangat masif terjadi di Indonesia.

Laut Aral, Asia tengah. Agustus, 2000 - Agustus, 2014

Gletser Carrol, Alaska. Agustus, 1906 - September, 2003

Danau Powell, Arizona dan Utah, Maret, 1999 - May, 2014

Gletser Bear, Alaska. Juli, 1909 - Agustus, 2005

Gletser McCarty, Alaska. Juli, 1909 - Agustus, 2004


Gunung Amtterhorn di Alpen, perbatasan Swiss dengan Italia. Agustus, 1960 - Agustus, 2005

Gletser Toboggan, Alaska. Juni, 1909 - September, 2000

Danau Mar Chiquita, Argentina. Juli, 1998 - September, 2011

Namun, tak selamanya perubahan wajah permukaan bumi berkonotasi negatif. Berikut adalah buktinya.

Hutan Uruguay, Maret 1975 - Februari, 2009. Pemerintah Uruguay telah berhasil menghijaukan hutannya dari luas hutan 45.000 ha menjadi 900.000 ha. Luar biasa.

Sungai Dasht, Pakistan, Agustus, 1999 - Juni, 2011. Suplai bendungan Mirani menyalurkan air bersih untuk PAM dan PLTA. Bendungan ini juga menyokong lahan pertanian lokasl disekitarnya.

Great Man-Made River, Sungai besar buatan manusia, Libya, April, 1987 - April, 2010. Ini adalah proyek rekayasa alam terbesar di dunia: jaringan pipa, saluran air dan sumur yang berkedalaman hingga 500 m. Sistem pengairan ini berhasil menyediakan air di daerah gurun.